Jateng Fair Terus Bertransformasi

photo: tribunnews.com

Semarang, Idola 92.6 FM – Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) mulai dibuka pada 1973- 1984. Saat itu letaknya berada di Taman Hiburan dan Rekreasi (THR) Tegalwareng Semarang. Dengan pelbagai pertimbangan, pada 1985 PRPP kemudian dipindah ke lokasi sekarang yaitu di kawasang Tawang Mas.

Pada era 1990-an, PRPP memasuki masa kejayaannya dan banyak ditunggu masyarakat Semarang dan sekitarnya. Hingga memasuki era milenium atau 2.000-an PRPP mulai meredup dan sempat berganti nama. Muncul nama PRPP Expo dan akhirnya berubah menjadi Jateng Fair sampai kini.

Tahun ini, Jateng Fair atau PRPP di bawah kepemimpinan Titah Listiorini selama 14 tahun masih adakah geregetnya? Direktur Utama PT PRPP Titah Listiorini mengatakan, selama kepemimpinannya dirinya berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat Jawa Tengah.

“Jateng Fair, dari tahun ke tahun terus bertransformasi menampilkan sesuatu yang baru,” kata Titah kepada Idola 92.6 FM.

Menurut Titah, Jateng Fair tidak bisa dibandingkan dengan Jakarta Fair yang lebih dulu terkenal dan selalu dinantikan warga Jakarta. Namun demikian, dia menjamin, nantinya Jateng Fair layak dinanti masyarakat Jawa Tengah karena upaya transformasi itu.

“Jateng Fair bukan sekadar tempat mempromosikan hasil-hasil pembangunan. Sehingga, ada hal lain yang juga ingin ditonjolkan, salah satunya adalah wahana rekreasi.”

Direktur Marketing Taman Pelangi Solikin Suiji menambahkan, pihaknya selaku pelaksana dari Jateng Fair 2016 berupaya mengembalikan kejayaan di era 90-an. Salah satunya dengan menerapkan konsep CPP, yakni Content, Promotion, dan Pengelolaan.

“Dengan luas lahan PRPP 15 hektare itu pihaknya membagi Jateng Fair 2016 menjadi lima zona, agar semua wilayah penuh dengan wahana.”

Menurut Solikin, sangat penting dalam mengembalikan kejayaan Jateng Fair agar selalu dikunjungi masyarakat Jawa Tengah pada umumnya dan Kota Semarang pada khususnya. Sehingga, event Jateng Fair bukan sekadar seremoni menyambut hari ulang tahun Jawa Tengah.

Dirinya berharap, Jateng Fair dari masa ke masa terus melakukan perbaikan sebab Jateng Fair sudah punya nama besar setidaknya di masyarakat Jawa Tengah. Sehingga, semua kembali pada cara mengemas Jateng Fair menjadi lebih baik lagi. (Budi Aris/Heri CS)

Artikel sebelumnyaHujan Semalam Di Semarang, Citarum Dan Kaligawe Banjir
Artikel selanjutnyaCatatan Anda: Petani Wedung Demak Pertanyakan Aliran Air Waduk Kedungombo Yang Di Hentikan