PLN Genjot Pelanggan Gunakan Listrik Pra Bayar Yang Lebih Menguntungkan

Semarang, 92.6 FM-PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY terus menggenjot jumlah pelanggan listrik prabayar pada tahun ini. Terutama untuk pelanggan sektor rumah tangga. Karena, PLN menargetkan pelanggan Listrik Pintar di dua provinsi ini bisa bertambah menjadi 440 ribu pelanggan.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY Hadian Sakti Laksana mengatakan, saat ini dari total 9.684.785 pelanggan rumah tangga di Jateng-DIY, sebanyak 3.067.610 pelanggan sudah menggunakan listrik pintar. Oleh karena itu, pihaknya berupaya terus meningkatkan jumlah pelanggan Listrik Pintar dari waktu ke waktu.

“Jumlah pelanggan PLN di Jateng-DIY ada 10.445.642 pelanggan dan sekira 92,7 persennya merupakan pelanggan rumah tangga. Dari jumlah itu, 31,6 persen pelanggan rumah tangga sudah beralih menggunakan listrik prabayar,” kata Sakti dikutip dari rilis yang diterima Radio Idola.

Makin tingginya pengguna listrik prabayar, jelas Sakti, menunjukkan jika masyarakat semakin sadar akan keuntungan yang diperoleh. Di antaranya, pelanggan terbebas dari kesalahan pembacaan meter dan denda biaya jika terlambat mengisi. “Tidak dikenakan denda biaya keterlambatan seperti halnya listrik konvensional,” ujarnya.

Terkait dengan biaya token listrik, lanjut Sakti menegaskan, dalam setiap pembeliannya pelanggan hanya dikenakan biaya Pajak Penerangan Jalan umum (PPJ) maksimum 8-9 persen dari nilai pembeliannya. Biaya PPJ ini dikenakan untuk seluruh pelanggan listrik, termasuk pelanggan listrik paska bayar. Untuk setiap daerah besarannya berbeda-beda, sesuai dengan ketentuan peraturan daerah masing-masing kota atau kabupaten.

Selain itu, masih ada biaya materai sebesar Rp3 ribu per transaksi untuk setiap pembelian token di atas Rp250 ribu. Untuk biaya administrasinya bervariatif, maksimal Rp3 ribu tergantung masing-masing bank.

“Kita mengikuti aturan pemerintah mengenai biaya administrasinya, PPJ dan materai ini. Jadi, bukan PLN yang menentukan,” terang Sakti.

Bagi pelanggan yang ingin mengetahui informasi mengenai Listrik Pintar, bisa menghubungi kontak center PLN di nomor telepon 123. Dengan begitu, informasi yang diperoleh bisa dipertanggungjawabkan. (Bud)

Artikel sebelumnyaPangdam Minta Pejabat Baru Buat Inovasi Untuk Satuannya
Artikel selanjutnyaRatusan Pendaftar Panwas Tak Lolos Seleksi Administrasi

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini