Pemprov Pastikan Tiga TPS di Jateng Lakukan PSU

Gubernur Ganjar Pranowo bersama Forkopimda Jateng menggelar jumpa pers setelah pelaksanaan Pemilu 2019 selesai di Puri Gedeh, Kamis (18/4).

Semarang, Idola 92.6 FM – Tiga tempat pemungutan suara (TPS) di Jawa Tengah,dipastikan dilakukan pungutan suara ulang (PSU). Ketiga TPS yang dilakukan PSU itu dua ada di Kabupaten Tegal, dan satu TPS ada di Jepara.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan hasil koordinasi antara KPU dengan Bawaslu Jateng diputuskan, ketiga TPS itu direkomendasikan untuk PSU. Pernyataan itu dikatakannya ketika menggelar jumpa pers bersama Forkopimda Jateng di Puri Gedeh, Kamis (18/4).

Menurutnya, informasi adanya tiga TPS yang dilakukan PSU sudah disepakati bersama dan akan dilaksanakan pada Sabtu (20/4) besok.

“Hanya tiga TPS yang kita lakukan PSU, dan itu pun karena alasan-alasan administratif. Maka saya menyampaikan, mari sampai dengan nanti penghitungan dari KPU muncul, kita tidak usah berspekulasi. Mari kita jaga persatuan, kita jaga kerukunan kembali. Masing-masing bekerja sesuai dengan yang ditugaskan, dan pemerintah tidak akan tinggal diam,” kata Ganjar.

Ganjar lebih lanjut menjelaskan, pihaknya juga berpesan kepada KPU di masing-masing daerah yang melakukan PSU untuk bisa melaksanakan dengan baik. Sehingga, tidak ada lagi gangguan yang bisa membuat pelaksanaan PSU terhambat.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menyatakan jika secara keseluruhan pelaksanaan Pemilu 2019 di provinsi ini berjalan aman dan lancar.

“Saya bersama pak pangdam berkeliling Solo dan ini baru saja sampai di Semarang, kemarin melihat kondisi pelaksanaan pemilu. Semuanya berjalan aman, aparat kepolisian bersama TNI melakukan patroli bersama,” jelas kapolda.

Aparat kepolisian dan TNI, jelas Condro, saat ini masih melakukan pengawalan kotak suara dan logistik pemilu ke kantor kecamatan masing-masing. (Bud)

Artikel sebelumnyaPemprov Imbau Tokoh Agama Rekatkan Kembali Tali Persatuan dan Kesatuan
Artikel selanjutnyaDinkes Jateng Target Tahun Ini Banyak Kabupaten/Kota Sudah 100 Persen Bebas ODF