Pertamina Siapkan Agen Elpiji Siaga Selama Ramadan Untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Semarang, Idola 92.6 FM – Bulan puasa atau Ramadan adalah peristiwa rutin, yang sudah biasa dijalani. Sehingga, Pertamina MOR IV tidak menganggapnya sebagai persoalan remeh atau terlalu percaya diri. Namun, harus tetap memersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

General Manager Pertamina MOR IV Tengku Fernanda mengatakan pada masa sebelum dan masuk hingga berakhir bulan puasa nanti, pihaknya akan berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat melalui ketersediaan elpiji bersubidi tiga kilogram. Sehingga, Pertamina akan meningkatkan pasokan dan memerkuat jaringan melalui agen elpiji siaga selama Ramadan.

Menurutnya, konsumsi elpiji selama bulan puasa dari pengalaman tahun ke tahun memang selalu mengalami peningkatan. Tahun ini, diperkirakan kenaikannya antara 10-15 persen dari konsumsi normal.

Fernanda menjelaskan, para agen elpiji siaga itu tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta serta bisa menjangkau wilayah pelosok.

“Kalau untuk kebutuhan puasa, tentunya yang utama kita tingkatkan adalah ketersediaan elpiji. Kita akan menyiapkan sekitar 450 agen elpiji seluruh MOR IV, untuk menyiapkan elpijinya. Nanti kita juga akan tugaskan yang namanya agen elpiji siaga, bisa dikontak 24 jam. Masyarakat yang butuh elpiji bisa menghubungi dan dilayani,” kata Fernanda, Rabu (24/4) malam.

Lebih lanjut Fernanda menjelaskan, para agen elpiji siaga itu akan bertugas secara bergiliran untuk melayani masyarakat dari awal Ramadan hingga masuk libur Lebaran.

Sementara, selain ketersediaan elpiji di setiap agen dan panggalan tetap terjaga, lanjut Fernanda, pihaknya juga berupaya menjamin kebutuhan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU seluruh Jateng-DIY.

“Tentunya kami juga akan melakukan penambahan stok dari kebutuhan normal harian, hingga nanti masuk masa arus mudik dan balik Lebaran. Tujuannya, supaya perjalanan mudik balik masyarakat tetap lancar dan tidak terkendala karena pasokan BBM terhambat atau mengalami kelangkaan,” tandasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKemendag Pastikan Sepekan Lagi Harga Bawang Putih Turun
Artikel selanjutnyaMenagih Komoditas Pangan Tak Sebatas Retorika Politik tapi Diwujudkan dalam Kehidupan Nyata?