Polda Jateng Kirim 450 Personel Bantu Polrestabes Semarang Ungkap Kasus Teror Bakar Mobil

Semarang, Idola 92.6 FM – Polda Jawa Tengah memberikan bantuan personel, untuk membantu dalam pengungkapan kasus teror tersebut. Hal itu dikatakan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono usai memimpin operasi kepolisian dan menyambangi pos kamling di Kota Semarang, Selasa (5/2) malam.

Condro Kirono mengatakan dari hasil laporan yang masuk, di Kota Semarang ada 15 kejadian pembakaran mobil dan dua percobaan pembakaraan kendaraan bermotor. Pelaku menyasar kawasan permukiman warga menengah ke bawah, dan memilih kendaraan yang terparkir di pinggi jalan depan rumah atau tidak mempunyai garasi tertutup.

Menurutnya, dengan perkuatan personel dari Polda Jateng, diharapkan bisa terungkap kasus tersebut.

Condro menjelaskan, pihaknya juga telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mengungkap aksi teror tersebut dengan direktur kriminal umum Polda Jateng sebagai pimpinannya.

“Secara simultan, Polda Jawa Tengah memberikan back up kepada Polrestabes Semarang. Ada 450 personel polda yang di-BKO-kan, dan langsung kepala satgasnya adalah dirkrimum. Tentunya, perlu upaya untuk membangkitkan masyarakat, agar mampu mengamankan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” kata Condro, Rabu (6/2).

Pangdam IV/Diponegoro Majyen TNI Mochamad Effendi menambahkan, jajarannya siap membantu aparat kepolisian di dalam mengungkap kasus teror pembakaran kendaraan bermotor tersebut. Karena, setiap gangguan keamanan juga menjadi kewajiban TNI untuk ikut menertibkannya.

“Kami diminta atau tidak, itu bagian dari kewajiban kami untuk membantu tugas-tugas polisi. Kami kan punya pasukan organik di koramil-koramil, dan juga anggota Babinsa di tengah masyarakat,” ucap pangdam.

Diwartakan sebelumnya, aksi teror pembakaran kendaraan bermotor berawal dari Kabupaten Kendal akhir Desember 2018 kemarin. Kemudian, aksi teror itu merembet sampai ke Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. (Bud)

Artikel sebelumnyaBNN Jateng Ungkap Modus Baru Pencucian Uang Dari Transaksi Narkoba Jaringan Sancai
Artikel selanjutnyaMampukah Pers Menjaga Netralitas dalam Pemilu 2019?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini