Bandara Ahmad Yani Sudah Salurkan Bantuan Kemitraan Rp1,3 Miliar Tahun Ini

Hardi Ariyanto (tengah)
GM PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto (tengah) menyerahkan bantuan pinjaman kemitraan kepada salah satu pelaku UMKM.

Semarang, Idola 92,6 FM – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang sejak Januari sampai September 2020, menyalurkan bantuan kemitraan tahap kedua 2020 sebesar Rp1,3 miliar. Pada tahap awal sudah disalurkan pinjaman Kemitraan tahap kedua 2020 sebesar Rp250 juta, diberikan kepada lima mitra binaan di wilayah Jawa Tengah.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto mengatakan para penerima pinjaman bantuan kemitraan itu berasal dari sektor industri, perdagangan, perikanan dan peternakan yang telah memenuhi persyaratan. Selain program kemitraan, pihaknya juga menyalurkan bantuan hibah pembinaan pameran dan hibah pengembangan usaha sebesar Rp 18,29 juta.

Menurutnya, program bina lingkungan sampai dengan Juli 2020 juga telah disalurkan sebesar Rp665 juta lebih.

Hardi menjelaskan, pada tahun ini pihaknya menyalurka bantuan pinjaman kemitraan kepada 10 pelaku UMKM di Jateng yang bergabung menjadi mitra binaan Angkasa Pura I Semarang. Yakni berupa pinjaman modal usaha sebesar Rp650 juta.

“Tentunya para mitra juga akan mengikuti program pembinaan, berupa pelatihan peningkatan kapasitas usaha atau pameran produk. Namun mengingat kondisi pandemi saat ini, maka pembinaan dilaksanakan berupa pelatihan online learning dan sertifikasi batik mark,” kata Hardi, kemarin.

Hardi lebih lanjut menjelaskan, pihaknya akan selalu berusaha maksimal untuk meningkatkan kondisi sosial masyarakat sekitar. Sehingga, masyarakat ataupun pelaku UMKM yang terdampak pandemi bisa tetap bertahan dan lepas dari dampak pandemi.

“Harapan ke depannya, kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah yang membutuhkan modal usaha. Sehingga, mampu meningkatkan perekonomian bagi daerah sekitar,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBPJS Kesehatan Semarang Petakan Ada 30 Perusahaan Tak lanjutkan Kepesertaan JKN-KIS Bagi Pekerjanya
Artikel selanjutnyaDinporapar Jateng Gandeng Satpol PP Awasi Protokol Kesehatan di Tempat Wisata