BI Sebut Keyakinan Konsumen Jateng Mulai Membaik

Iss Savitri Farid, Kepala Grup Advisori Kantor Perwakilan BI Jateng

Semarang, Idola 92,6 FM-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah menyebutkan, jika keyakinan konsumen di provinsi ini pada Juni 2020 mulai membaik. Membaiknya keyakinan konsumen itu, karena peningkatan pada salah satu komponen pembentuk indeks ekspektasi konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi enam bulan mendatang.

Kepala Grup Advisori Kantor Perwakilan BI Jateng Iss Savitri Farid mengatakan pada Juni 2020, keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian di provinsi ini mulai membaik. Jika dilihat dari komponen pembentuk indeks ekspektasi konsumen, tingginya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi didorong beberapa hal.

Menurutnya, faktor pendorongnya adalah ekspektasi peningkatan ketersediaan lapangan kerja, penghasilan konsumen dan kegiatan usaha yang sejalan dengan perkiraan meredanya COVID-19.

Iss menjelaskan, dari hasil survei yang dilakukan Bank Indonesia terhadap 700 responden di Jateng kebanyakan memberikan jawaban positif terhadap kondisi perekonomian. Sehingga, indeks keyakinan konsumen pada Juni 2020 mengalami peningkatan bila dibanding bulan sebelumnya.

“Hasil survei Bank Indonesia terhadap 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah pada Juni 2020, mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah sedikit membaik. Meskipun, levelnya masih di bawah level 100. Batas level 100, mencerminkan keyakinan konsumen akan kondisi ekonomi saat ini. Untuk Juni ini, mengalami peningkatan dari 89,71 menjadi 93,55,” kata Iss

Iss lebih lanjut menjelaskan, kondisi terbalik justru terjadi pada indeks ekonomi saat ini yang masih mengalami pelemahan. Yakni mengalami penurunan 67,53 pada bulan sebelumnya, menjadi 62,63 pada Juni 2020.

“Rendahnya keyakinan konsumen pada kondisi ekonomi saat ini, didorong menurunnya persepsi konsumen pada penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja,” pungkasnya. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Ingatkan Para Pendaki Gunung Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Artikel selanjutnyaTidak Hanya Kota Semarang, Pemprov Juga Ingatkan Jepara dan Kudus Jadi Zona Merah COVID-19