Dinas Pendidikan Jateng Hanya akan Lakukan Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Zona Hijau

Padmaningrum
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Padmaningrum, saat memberi penjelasan soal sekolah tatap muka di suasana pandemi.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah akan melakukan uji coba sekolah tatap muka, dan dipilih yang berada di zona hijau masa pandemi. Pelaksanaan uji coba, tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Padmaningrum mengatakan uji coba sekolah tatap muka di masa pandemi, akan dilakukan di SMA dan SMK terlebih dahulu. Pernyataan itu dikatakannya saat menjadi narasumber dalam diskusi daring “Tarik Ulur Pembelajaran Jarak Jauh”, Selasa (25/8).

Padmaningrum menjelaskan, sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng sudah memilih tiga daerah menjadi lokasi uji coba sekolah tatap muka. Namun, seiring waktu penyebaran COVID-19 terjadi penularan atau klaster baru di sekolah yang dibuka.

Menurutnya, daerah tersebut rencananya akan dijadikan percontohan tetapi gagal.

“Jadi untuk tahap sekarang ini kita masih menyusun strategi, terhadap kabupaten/kota yang zona hijau dulu. Zona kuning belum kita lakukan. Kemudian, kita akan tetapkan sekolah-sekolah mana dalam satu kabupaten itu untuk uji coba. Satu kabupaten satu sekolah, baik SMA dan SMK,” kata Padma.

Lebih lanjut Padmaningrum menjelaskan, untuk saat ini pembelajaran masih dilakukan secara daring dan guru pengajar tetap diminta berkreasi saat menyampaikan materi pelajaran.

“Internet merupakan jaringan yang utama, tapi bila daerah itu tidak punya maka guru harus membuat inovasi dengan keadaan yang terjepit. Jadi, ini bagaimana inovasi guru-guru harus bergerak bersama,” jelasnya.

Menurut Padma, guru pengajar diwajibkan membuat inovasi metode pengajaran jarak jauh dalam keadaan tanpa internet. Di antaranya, dengan menjadikan televisi dan bahan ajar lainnya di sekitar anak sebagai materi pelajaran. (Bud)

Artikel sebelumnyaMendorong Ekosistem yang Mendukung dan Melindungi Pelaku Usaha Ultra Mikro
Artikel selanjutnyaPetani Tembakau Tembakau Berencana Demo ke Istana