Kerahkan Personel Hingga ke Desa, Bawaslu Jateng Awasi Tahapan Coklit Pilkada 2020

Semarang, Idola 92,6 FM-Bawaslu Jawa Tengah sudah mengerahkan personel hingga ke tingkat desa/kelurahan, guna melakukan pengawasan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) yang dimulai Kamis (15/7) ini. Tujuannya, untuk mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas di Pilkada Serentak 2020.

Komisioner Bawaslu Jateng Rofiuddin mengatakan untuk 21 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada, saat ini dimulai tahapan coklit daftar pemilih untuk Pilkada Serentak 2020. Bawaslu Jateng sudah meminta Bawaslu di tingkat kabupaten/kota hingga panwas di kecamatan, untuk melakukan pengawasan.

Menurutnya, tahapan coklit ini sangat penting dan harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Rofi menjelaskan, coklit dilakukan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang prosesnya dikerjakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Petugas ini merupakan bentukan dari KPU masing-masing kabupaten/kota, sehingga juga harus ada pendampingan dari panwaslu kecamatan dan desa/kelurahan untuk pengawasannya.

“Seluruh jajaran Bawaslu di Jawa Tengah, terutama pengawas desa/kelurahan dan juga Panwaslu kecamatan akan terus melakukan pengawasan tahapan pencocokan dan penelitian daftar pemilih. Upaya ini dilakukan, agar kualitas daftar pemilih pilkada 2020 bisa semakin baik. Karena, salah satu indikator kualitas pilkada itu adalah daftar pemilih yang berkualitas,” kata Rofi, kamis (16/7).

Lebih lanjut Rofi menjelaskan, ada beberapa titik krusial yang harus diwaspadai dalam penyusunan daftar pemilih. Yakni, dimungkinkan PPDP tidak melakukan coklit ke lapangan dan Daftar Pemilih Sementara (DPS) serta Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak diumumkan petugas.

“Ada beberapa celah yang harus diwaspadai, dan mungkin bisa terjadi saat menyusun daftar pemilih. Oleh karena itu, Bawaslu juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat untuk ikut mengawal proses penyusunan daftar pemilih pilkada 2020,” tandasnya. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaApa Untung dan Ruginya Memberi Kewenangan LPS Menyelamatkan dan Menyimpan Dana di Bank Bermasalah?
Artikel selanjutnyaKanwil DJP Jateng I Tingkatkan Literasi Perpajakan UMKM di Tengah Pandemi