Masuk Normal Baru, TNI/Polri Akan Disiplinkan Masyarakat

Polda Jateng bersama Kodam IV/Diponegoro melakukan simulasi memghadapi kenormalan baru

Semarang, Idola 92,6 FM-Aparat TNI/Polri yang ada di Jawa Tengah, akan mengikuti aturan dari pemerintah pusat terkait dengan kebijakan kenormalan baru. Polda Jateng bersama Kodam IV/Diponegoro, akan mendisiplinkan masyarakat menuju kenormalan yang baru.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan dalam menghadapi kebijakan kenormalan baru, pihaknya mengajak masyarakat mewujudkan Kampung Siaga dalam mencegah persebaran COVID-19. Sehingga, pihaknya akan memberikan edukasi soal protokol kesehatan pencegahan virus Korona menuju tatanan kenormalan baru.

Iskandar menjelaskan, saat ini sudah terbentuk 475 Kampung Siaga di seluruh wilayah di Jateng dan rencananya akan bertambah menjadi 846 Kampung Siaga pada Juni 2020 ini.

Menurutnya, dalam menuju kenormalan baru ini jajaran kepolisian bersama TNI akan lebih mendisiplinkan masyarakat soal protokol kesehatan.

“Untuk normalitas yang baru dan sudah dicanangkan presiden, kapolri juga telah memberi arahan kepada kita. Setelah Lebaran ini, akan ada kenormalan yang baru yang kita hadapi. Karena, COVID-19 ini masih ada dan kita tidak tahu sampai kapan. Dengan kondisi yang baru ini, masyarakat harus betul-betul siap. Kegiatan ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat, dan Polri juga sudah menyiapkan untuk mendisiplinkan masyarakat,” kata Iskandar, Selasa (2/6).

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Susanto menambahkan, pihaknya juga bersiap mendukung kenormalan baru yang dicanangkan pemerintah.

“Intinya, kami selalu bersinergi dengan petugas kepolisian. Jadi, penyiapan kami dalam rangka menghadapi new normal ini bahwa kita sama dengan polisi. Kita juga punya penjuru-penjuru yang ada di desa-desa, ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Mereka inilah yang selalu memberikan informasi awal,” ujar Susanto.

Lebih lanjut Susanto menjelaskan, TNI bersama kepolisian akan mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah berkaitan dengan pencegahan dan penanganan COVID-19. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaBandara Ahmad Yani Siap Layani Penerbangan Seluruh Wilayah Per 8 Juni
Artikel selanjutnya30 Ribu Lebih Calhaj Asal Jateng Gagal Berangkat ke Tanah Suci