Museum Ranggawarsita Berbenah Diri Sambut New Normal

Video maping menjadi salah satu spot baru yang akan ditawarkan Museum Ranggawarsita Semarang

Semarang, Idola 92,6 FM-Pengelola Museum Ranggawarsita Semarang terus melakukan sejumlah persiapan, untuk menyambut kenormalan baru dan siap dikunjungi masyarakat umum. Pihak museum juga sudah menyiapkan wahana baru, agar semakin banyak kunjungan wisatawan.

Kepala Museum Ranggawarsita Semarang Asih Widyastuti mengatakan pihaknya harus bisa membaca situasi, apabila nanti sudah diperbolehkan untuk kunjungan ke museum. Sehingga, pihaknya akan memersiapkan semua keperluan termasuk adanya penambahan wahana baru.

Asih menjelaskan, sejak Maret 2020 hingga saat ini Museum Ranggawarsita memang masih tutup tetapi pihaknya sedang menyiapkan spot-spot baru yang diharapkan bisa menarik pengunjung. Di antaranya penambahan video maping dan juga kid corner.

Menurutnya, sebagai upaya penjajakan dan ajang promosi juga dilakukan virtual tour ke Museum Ranggawarsita hingga Agustus 2020 mendatang.

“Perawatan, karena kemarin ada yang perlu diperbaiki. Termasuk, plafon-plafon ini. Kalau yang koleksi, sementara ini kita bersihkan saja dan dirapikan. Kami juga lakukan tambahan teknologi beberapa video maping, dan kid corner untuk anak-anak,” kata Asih, Kamis (2/7).

Lebih lanjut Asih menjelaskan, sebenarnya Pemkot Semarang sudah memberikan rekomendasi untuk bisa menerima kunjungan di Museum Ranggawarsita. Namun, pihaknya masih menunggu arahan dari Pemprov Jateng sebagai atasannya langsung.

“Kalau nanti pimpinan kami sudah memberikan izin, tentu akan kita buka dengan menerapkan protokol kesehatan. Petugas kami juga dilengkapi face shield selama melayani pengunjung, dan pengunjung juga diminta memakai masker selama berada di dalam museum,” pungkasnya. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaBagaimana Memanfaatkan Momentum ‘bergairahnya Riset dan Inovasi’ untuk menggeser paradigma: bahwa RISET bukanlah Liabilities atau beban biaya, melainkan investasi untuk Assets bangsa
Artikel selanjutnyaBEI Semarang Genjot Penambahan Investor Baru Untuk Tiga Daerah di Jateng