Pastikan Protokol Kesehatan, Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Pasar di Semarang

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Aziz ditemani Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Hendrar Prihadi melakukan peninjauan di Pasar Karangayu Semarang

Semarang, Idola 92,6 FM-Panglima TNI dan Kapolri melakukan kunjungan ke Pasar Karangayu Semarang untuk memastikan protokol kesehatan benar-benar diterapkan, Sabtu (20/6). Selain ke pasar tradisional, kedua pucuk pimpinan TNI/Polri itu juga melihat penerapan protokol kesehatan di pasar modern.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan dirinya bersama Kapolri Jenderal Idham Aziz, mencoba melihat kesiapan seluruh anggota di lapangan di dalam mendisiplinkan masyarakat tentang protokol kesehatan. Karena, berhasil tidaknya pencegahan COVID-19 itu tergantung pada penerapan protokol kesehatan secara baik dan benar.

Panglima menjelaskan, kedisiplinan masyarakat dalam memutus rantai penularan virus Korona harus masif dilakukan. Karena itu, pendisiplinan protokol kesehatan di tempat-tempat keramaian harus diperhatikan.

Menurutnya, tolak ukur dari keberhasilan protokol kesehatan harus dipantau setiap hari dan selalu dievaluasi. Terutama, menyangkut perkembangan rate of transmission atau tingkat transmisi penyebarannya.

“Tujuannya adalah untuk melihat secara langsung, penugasan anggota TNI/Polri dalam rangka membantu pemerintah daerah mendisiplinkan protokol kesehatan. Apakah mereka sudah sesuai dengan SOP yang dikeluarkan Mabes TNI dan Mabes Polri? Ternyata, mereka sudah melaksanakannya sesuai dengan ketentuan,” kata panglima.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, seluruh anggota TNI/Polri akan terus melakukan patroli di dalam pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern. Tujuannya, untuk mengingatkan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan.

“Kami hanya membantu pemerintah, untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Mari semua pihak bekerja sama, menjalankan protokol kesehatan,” tandasnya. (Budi aris)

Artikel sebelumnyaDieng Dibuka, Wisatawan Wajib Gunakan Guide  
Artikel selanjutnyaKPK Menemukan Indikasi Adanya Konflik Kepentingan dalam Program Kartu Prakerja. Lalu Perbaikan Seperti Apa yang Mesti Dilakukan?