Pembangunan Tol Solo-Yogya Siap Dikerjakan November Mendatang

Gubernur Ganjar Pranowo saat melihat pengerjaan proyek jalan tol Semarang-Yogya

Semarang, Idola 92,6 FM-Jalan tol Solo-Yogya akan segera dilakukan pembangunan, setelah penetapan lokasi (penlok) selesai dikerjakan. Rencananya, pembangunan akan dilakukan pada November 2020 mendatang.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan persiapan untuk pembangunan jalan tol Solo-Yogya, sudah dilakukan sejak lama dan telah dilakukan kajian desainnya. Pembangunan jalan tol Solo-Yogya, merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi diperkirakan sebesar Rp21 triliun.

Ganjar menjelaskan, baik wilayah Jateng maupun Yogyakarta sudah siap dilakukan pengerjaan jalan tol tersebut. Bahkan, koordinasi dan komunikasi dengan Pemprov DIY juga telah dilakukan secara intens.

Menurutnya, kontraktor jalan tol Solo-Yogya akan segera melakukan pengerjaan fisik pada November 2020 nanti.

“Ruas yang Solo-Klaten tadi Adi Karya sudah lapor, Yogya sudah menyiapkan. Kalau tidak salah, start yang dari Prambanan. Kita juga sudah menyiapkan, penlok juga sudah disiapkan semuanya. Kalau Jawa Tengah sih sebenarnya relatif lebih siap. Kalau saya melihat perkembangannya, maka semua sudah siap sebenarnya. Kalau untuk koordinasi juga sudah dilakukan berkali-kali. Dengan saya sudah mendapat informasi seperti ini, maka tidak hanya Jawa Tengah saja tapi juga Yogya sudah siap. Berarti kan lebih cepat, sehingga tinggal dilakukan pengerjaan,” kata Ganjar

Ganjar lebih lanjut menjelaskan, pemerintah tetap melanjutkan proyek pembangunan jalan tol Solo-Yogya di tengah pandemi. Karena, kehadiran dari jalan tol Solo-Yogya akan memerlancar akses dari berbagai kota tujuan ke Yogyakarta.

Diketahui, ruas tol Solo-Yogya merupakan percabangan dari tol Semarang-Solo dan bertemu dengan jalur tol Yogya-Bawen dan Yogya-Kulonprogo. Pada 2025 mendatang, diharapkan ruang tol Solo-Yogya sudah bisa difungsikan. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Ambil Langkah Serius Terkait Adanya Anggota Dewan Yang Meninggal Karena COVID-19
Artikel selanjutnyaMengenal dr Andani Eka Putra, Kepala Pusat Laboratorium Universitas Andalas Padang