Pemprov Minta Kabupaten/kota di Jateng Perbaiki Data Jaring Pengaman Sosial

Gubernur Ganjar Pranowo meminta bupati/wali kota melakukan perbaikan data jaring pengaman sosial dan ekonomi

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah sudah meminta kepada seluruh pemkab/pemkot, untuk melakukan perbaikan data penerima jaring pengaman sosial maupun ekonomi yang terdampak COVID-19. Karena, masih ada catatan data penerima belum optimal dan masih tercecer.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan perbaikan data dalam jaring pengaman sosial maupun ekonomi mutlak dilakukan, karena di tengah pandemi ini terlihat masih belum optimal penyalurannya. Misalnya dalam pembagian sejumlah bantuan dari pemerintah, beberapa bantuan itu tidak tepat sasaran karena persoalan akurasi data.

Menurutnya, para bupati/wali kota di Jateng harus serius untuk menata kembali guna perbaikan data penerima jaring pengaman sosial atau ekonomi dari pemerintah.

Ganjar menjelaskan, setiap kabupaten/kota di Jateng harus mempunyai data yang akurat soal siapa saja warganya yang berhak menerima bantuan.

“Ini ada fase kita menangani jaring pengaman sosial, berbarengan dengan itu daerah menyiapkan jaring pengaman ekonomi. Maka, dua hal ini kita siapkan betul bagaimana anggarannya dan dimasukkan ke wilayahnya. Penanganannya seperti apa? Perbaikan data jaring pengaman sosial menjadi penting, membaginya dengan menggunakan protokol kesehatan juga penting. Yang tidak terdaftar, akan dicarikan solusinya. Misal dengan CSR, atau Baznas,” kata Ganjar, Rabu (3/6).

Ganjar lebih lanjut menjelaskan, apabila data yang ada sudah terukur akurasinya maka bantuan akan tersalurkan dengan baik. Sehingga, tidak ada masyarakat yang terdampak COVID-19 tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Pak bupati/wali kota harus siapkan betul data, dan perbaiki datanya jika belum optimal. Anggaran hasil refocusing juga harus benar-benar digunakan, sesuai dengan kebutuhan di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya. (Budi Aris)

Artikel sebelumnya30 Ribu Lebih Calhaj Asal Jateng Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Artikel selanjutnyaPemerintah Siapkan Dana Stimulus hingga Rp677 triliun, Bagaimana agar Berdampak Optimal?