Rumah Sakit Diminta Tangani Limbah Medis Dengan Baik

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah

Semarang, Idola 92,6 FM-Seluruh rumah sakit rujukan COVID-19 yang ada di Jawa Tengah, diminta melakukan pengelolaan limbah medis dengan baik dan benar. Oleh karena itu, Pemprov Jateng menyarankan kepada pihak rumah sakit tidak gegabah di dalam membuang limbah medisnya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan seluruh rumah sakit rujukan COVID-19 sekali lagi, diminta untuk memerhatikan pengelolaan limbah medisnya. Sehingga, limbah medis di masa pandemi ini harus diperlakukan secara khusus.

Ganjar menjelaskan, karena banyak pasien positif COVID-19 yang dirawat maka limbah medis harus bisa diawasi dengan ketat. Semua limbah medis harus dikelola dengan semestinya, dan mendapat perlakuan lebih dibanding limbah medis lainnya.

Menurutnya, cukup banyak barang-barang medis di rumah sakit yang sekali pakai. Misalnya masker dan juga sarung tangan.

“Kita juga meminta, agar nanti rumah sakit agak berhati-hati untuk melakukan pengelolaan limbahnya dengan baik. Tadi ada catatan soal limbah, limbah rumah sakit karena barang-barang sekali pakainya banyak. Apalagi disposalnya juga banyak. Maka, insenerasinya itu juga harus dengan baik. Ini ada izin yang mesti sampai ke pusat. Tugas saya nanti untuk membereskan itu, sehingga nanti kalau ada kesulitan-kesulitan Dinas LHK agar cepat. Sudahlah, kasih izin saja agar rumah sakit bisa mengelola limbahnya dengan baik,” kata Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, memanfaatkan ulang limbah medis sangat membahayakan jika tidak diolah secara profesional. Sehingga, rumah sakit harus bisa memilih pihak ketiga yang mengolah limbah medis dengan baik dan memiliki kompetensi serta didukung peralatan memadai.

“Jadi, tolong diperhatikan dengan baik soal pengelolaan limbah medis ini,” tandasnya. (Budi Aris)