Sejauh Mana Kesiapan Sekolah Menyongsong Normal Baru di Dunia Pendidikan?

Semarang, Idola 92.6 FM-Pemerintah melalui Mendikbud Nadiem Makarim memutuskan untuk membuka kembali sekolah-sekolah di kabupaten/kota zona hijau Covid-19. Sekolah yang diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka dimulai bertahap dari pendidikan tingkat atas dan sederajat, lalu pendidikan menengah dan sederajat, serta terakhir pendidikan tingkat dasar. Kalender pendidikan tahun ajaran baru tetap tak akan berubah yakni dimulai sekitar pertengahan Juli 2020.

Berdasarkan pada data, per 15 Juni 2020, sebanyak 94 persen peserta didik tinggal di 429 kabupaten/kota zona kuning, orange, dan merah Covid-19. Mereka tetap wajib mengikuti pembelajaran jarak jauh. Sementara  6 persen peserta didik lainnya, tinggal di 85 kabupaten/kota zona hijau. Mereka bisa mengikuti pembelajaran tatap muka.

Menanggapi hal tersebut, merujuk CNN Indonesia (17/06/20), Koordinator Nasional Jaringan Pengamat Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menilai, ada inkonsistensi dalam keputusan Nadiem tersebut. Sedangkan sejumlah guru menilai keputusan Nadiem tak solutif.

Nadiem mengizinkan pembukaan sekolah di zona hijau dengan beberapa syarat, salah satunya izin pemerintah daerah dan komite nasional. Selain itu, jika orang tua tidak mengizinkan anaknya kembali sekolah, siswa tersebut boleh tetap belajar di rumah. Itulah, kata Ubaid, yang justru mencerminkan ketidakkonsistenan, dan malah membuat bingung.

Dalam kondisi pandemi, Ubaid menilai pemerintah seharusnya memberi kebijakan yang sifatnya menyeluruh dan pasti jelang pembukaan tahun ajaran baru. Selain itu, hingga kini Kemendikbud belum menyelesaikan kendala PJJ yang didapati selama tiga bulan ke belakang. Kemendikbud pun hingga kini belum membuat kurikulum darurat di tengah pandemi.

Lantas, menyikapi problematika ini, sejauh mana kesiapan sekolah menyongsong normal baru di dunia pendidikan? Apa harapan sekolah pada pemerintah? Mengulas ini, radio Idola Semarang mewawancara Kepala SMA Labschool Jakarta/ Wakil Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah, Suparno Sastro. (her)
https://anchor.fm/radio-idola/episodes/wawancara-bersama-Kepala-SMA-Labschool-Jakarta-Wakil-Ketua-Forum-Komunikasi-Kepala-Sekolah–Suparno-Sastro-efhh17

Artikel sebelumnyaBagaimana Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Jarak Jauh Jelang Tahun Ajaran Baru Pendidikan 2020/2021?
Artikel selanjutnyaMeski Bukan Zona Merah, Kendal dan Temanggung Jadi Perhatian Karena Grafiknya Terus Naik

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini