2 Wanita Tangguh Terima Penghargaan Srikandi Award

Rektor IAIN Kendari Prof Faizah binti Awad
Rektor IAIN Kendari Prof Faizah binti Awad menerima Srikandi Award atas prestasi di bidang akademik di Hotel Grasia Semarang, Jumat (17/12) malam.

Semarang, Idola 92,6 FM – Forum Peduli Prestasi Bangsa dan Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata, menganugerahkan penghargaan Srikandi Award kepada dua wanita berprestasi di bidang pendidikan dan kesenian. Keduanya berasal dari Kendali Sulawesi Tenggara, dan dari Gresik Jawa Timur.

Pembina Yayasan Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata Sonny Laksono mengatakan pada suatu masa, seseorang yang berada di puncak karir akan menjadi sorotan di dalam kehidupan bermasyarakat. Pernyataan itu dikatakannya usai penganugerahan Srikandi Award di Hotel Grasia Semarang, Jumat (17/12) malam.

Sonny menjelaskan, para tokoh publik yang mendapatkan penganugerahan ini merupakan tokoh di puncak prestasi masing-masing.

“Kepemimpinan atau kiprah mereka di profesi masing-masing, menjadi kunci sukses di tempanya berada,” kata Sonny.

Sementara, Rektor IAIN Kendari Prof Faizah binti Awad sebagai salah satu penerima Srikandi Award mengaku senang menerima penganugerahan tersebut. Sebab, dirinya tidak menyangka jika kiprahnya mendapat sorotan dan diapresiasi.

Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi dirinya untuk berprestasi dan mengabdi.

“Karena ini perlu merangsang semangat juang perempuan, dan harus disupport terus agar tidak putus obsesinya. Ya paling tidak bisa berkontribusi dalam pendidikan bangsa, dari berbagai bidang yang ada. Saya pikir event-event seperti ini memberikan mereka dukungan, agar mereka bisa maju terus dan bisa menurun ke generasi berikutnya,” kata Faizah.

Sonny Laksono, Pembina Yayasan Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata:

Lebih lanjut Faizah berharap, akan banyak perempuan-perempuan di Tanah Air yang berprestasi di bidangnya masing-masing. Sehingga, akan mampu berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

“Perempuan-perempuan Indonesia sekarang sudah tangguh dan berani, dengan kemampuan dan keahlian masing-masing. Ini menjadi modal dasar bangsa kita, untuk menjadi bangsa yang besar,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKemenkes Telusuri Riwayat Kontak Erat Pasien Pertama Terkonfirmasi Omicron
Artikel selanjutnyaAkhir Tahun, Industri Perhotelan di Jateng Berharap Keadaan Bisa Pulih

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini