Kapolda Minta Warga Manfaatkan Aplikasi Yang Dibuat Polrestabes Semarang

Aplikasi Libas
Aplikasi Libas. (image/playstore)

Semarang, Idola 92,6 FM – Kapolda Jawa Tengah meminta kepada masyarakat, agar memanfaatkan aplikasi yang baru saja diluncurkan Polrestabes Semarang untuk mendukung upaya kamtibmas. Termasuk, untuk kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan tugas kepolisian.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan Polrestabes Semarang meluncurkan aplikasi Libas yang terhubung dengan Commad Centre, untuk mendukung tugas-tugas kepolisian. Pernyataan itu dikatakannya saat ditemui di Mapolrestabes, kemarin.

Kapolda menjelaskan, dalam aplikasi Libas ini masyarakat bisa memanfaatkan untuk kebutuhan pengurusan SKCK hingga pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga laporan adanya tindak kejahatan. Bahkan dalam aplikasi Libas itu, juga dilengkapi dengan fitur terhubung langsung ke personel anggota Tim Elang Polrestabes Semarang. Khususnya, sebagai laporan ada tindak pidana atau menjadi korban kejahatan.

Menurut kapolda, aplikasi Libas memberikan kemudahan kepada masyarakat Kota Semarang yang membutuhkan bantuan kepolisian.

Irjen Pol Ahmad Luthfi
Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng.

“Layanan publik ini untuk mempermudah masyarakat, baik itu dalamnya ada panic button, ada SKCK online atau apapun yang terkait dengan kebutuhan masyarakat. Polrestabes telah memberi layanan yang terbaik bagi masyarakat. Dengan harapan kita nanti akan mampu menjangkau kepada masyarakat terkait dengan kejadian sekecil apapun di wilayah kita,” kata kapolda.

Lebih lanjut kapolda menjelaskan selain aplikasi Libas yang bisa dimanfaatkan masyarakat, Polrestabes Semarang juga menyiapkan Command Centre sebagai pemantau kegiatan masyarakat melalui pemantauan kamera pengawas. Bahkan, Command Centre juga bisa dihubungkan dengan aplikasi kamera pengawas milik Pemkot Semarang.

“Pak wali kota sudah memasang kamera pengawas di kampung-kampung, dan itu nanti terhubung juga di Commad Centre,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMenelaah Kebijakan Larangan Mudik bagi Warga, Namun Mengizinkan WNA asal China masuk ke Indonesia
Artikel selanjutnyaMenhub Apresiasi Upaya Penyekatan Yang Dilakukan TNI/Polri

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini