Operator Telekomunikasi Tetap Jamin Jaringan Stabil Meski Sudah Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Jaringan BTS
Seorang petugas memeriksa jaringan BTS.

Semarang, Idola 92,6 FM – Sejumlah operator telekomunikasi di Tanah Air tetap menjaga kestabilan jaringan, meskipun saat ini uji coba pembelajaran tatap muka sekolah sudah mulai berjalan. Termasuk Smartfren, tetap menjaga kestabilan jaringan dan konektivitas data bagi pelanggan yang masih melakukan pembelajaran secara daring.

Regional Head North Central Java Smartfren Litoco Gunawan mengatakan pihaknya terus memastikan, bahwa jaringan konektivitas masih tetap terjaga walaupun pembelajaran tatap muka mulai diuji coba. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di kantornya, Rabu (7/4).

Litoco menjelaskan, pihaknya optimistis bahwa meski pemerintah sudah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka tetapi tidak menurunkan kualitas dari jaringan ke pelanggan. Bahkan, dirinya meyakini jika masih banyak pelajar atau tenaga pengajar yang membutuhkan kuota internet dan jaringan internet untuk pembelajaran secara daring.

Menurutnya, pihak sekolah sebagian juga masih ada yang menyelenggarakan pembelajaran secara daring kepada para siswa. Pihaknya juga mendukung pemerintah, dalam memberikan kuota gratis kepada para siswa di seluruh wilayah dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Secara total jumlah BTS kita yang Jawa Tengah bagian utara sudah mendekati dua ribu unit. Kalau total seluruh Jawa Tengah, sudah mencapai 4.500 unit BTS. Coverage areanya itu sudah mendapai 93 persen, di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Jadi kita yakin kapasitas kita ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Litoco.

Lebih lanjut Litoco menjelaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan layanan dan kualitas terbaik kepada pelanggan. Bahkan, pihaknya juga telah membangun 350 tower baru pada tahun kemarin dan 320 unit untuk tahun ini.

“Untuk wilayah Jawa Tengah bagian utara juga telah terbangun 138 FO, dan sisanya akan kami selesaikan hingga akhir tahun ini,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaPolda Jateng Kirim 13 Personel ke NTT
Artikel selanjutnyaDinkes Jateng Sebut Ada Suplai Vaksin Berkurang