Polda Jateng Habiskan Stok Vaksin Bulan Ini

Program vaksinasi Polisi
Kepolisian ikut memercepat program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

Semarang, Idola 92,6 FM – Polda Jawa Tengah akan mengeluarkan seluruh stok vaksin yang dimiliki, untuk membantu percepatan program vaksinasi pemerintah. Pihak kepolisian akan menggelar program vaksinasi masal serentak, di 35 polres dan polrestabes di seluruh Jateng.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan jajaran Polda Jateng akan melakukan vaksinasi masal setiap hari hingga akhir bulan ini, untuk membantu percepatan program vaksinasi dan memenuhi target nasional sejuta vaksin setiap hari. Pernyataan itu dikatakan saat meninjau vaksinasi masal yang diadakan Polres Klaten, kemarin.

Kapolda menjelaskan, pihaknya mendukung percepatan program vaksinasi masal yang dilakukan pemerintah daerah. Bahkan, di wilayah Klaten kegiatan vaksinasi diikuti tiga ribu orang dengan melibatkan 330 tenaga vaksinator dan 362 tenaga sukarelawan dari mahasiswa.

Menurut kapolda, dengan semakin banyak masyarakat sudah mendapatkan suntikan vaksin akan meminimalkan risiko dan mencegah terjadinya penularan COVID-19 di tengah masyarakat.

“Untuk jajaran kepolisian kita siapkan namanya gerai vaksin presisi. Kita mempunyai 336 gerai yang tiap hari melakukan vaksinasi secara masal. Terhitung mulai hari ini, jatah vaksin yang 30 persen milik polda akan dihabiskan dalam bulan ini. Dengan harapan, hasilnya nanti akan meningkatkan herd immunity masyarakat kita. Dengan demikian, minimal akan mengurangi kasus COVID-19,” kata kapolda.

Kapolda lebih lanjut meminta kepada masyarakat, agar tidak mengendorkan protokol kesehatan meskipun sudah dilakukan vaksinasi. Tujuannya, agar masyarakat tetap terlindungi dari paparan COVID-19.

“Bagi masyarakat yang terpapar COVID-19, kami minta untuk mengikuti isolasi terpusat yang telah disediakan pemerintah daerah tersebut. Dengan isolasi terpusat selama dua minggu, nanti akan diobati dan dipantau kesehatannya,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMemahami Temuan Ombudsman Soal Adanya Malaadministrasi dalam TWK Pegawai KPK, Bagaimana Langkah Selanjutnya?
Artikel selanjutnyaPemkab Rembang Tekan Penyebaran COVID-19 Hingga 40 Persen

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini