Pakai Aplikasi Ini Kalau Mau Nukar Uang Buat Lebaran

Pecahan uang
Petugas KPw BI Jateng menunjukkan pecahan uang yang bisa ditukar masyarakat sebelum Lebaran.

Semarang, Idola 92,6 FM-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah menyarankan kepada masyarakat yang ingin menukar uang untuk berhari raya, bisa melalui aplikasi PINTAR BI. Yakni, melalui pintar.bi.go.id sebelum datang ke lokasi kas keliling atau kantor BI setempat.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Andry Prasmuko mengatakan bagi masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang tunai, pihaknya memberikan kemudahan tanpa harus berdesak-desakan. Hal itu sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan, mengurangi jumlah kerumunan dan membatasi bertemu antara petugas dengan masyarakat secara terus menerus. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di kantornya, kemarin.

Menurutnya, selain bekerja sama dengan 56 bank umum di wilayah Jateng-DIY itu pihaknya juga membuka akses layanan penukaran melalui aplikasi PINTAR BI.

Andry menjelaskan, pemesanan penukaran uang di aplikasi harus sesuai dengan kartu identitas masyarakat. Sehingga, bisa diketahui siapa yang akan menukar uang pecahan untuk berhari raya.

“Mau nukar tinggal apply di sini, mau nukar berapa kita sudah siapkan dan ngambil di mana jam berapa sudah ada di situ. Apakah nanti mobil keliling kita atau datang ke sini, nanti tergantung yang ada di sini. Begitu pun di kota-kota lain, kita juga menyediakan fasilitas itu di beberapa kota. Jadi ada jadwalnya, kalau di kepolisian ada SIM keliling yang ada jadwalnya. Jadi kita siapkan seperti itu, tapi semuanya basisnya adalah di aplikasi ini. Silakan mengunjungi ke sini (aplikasi) untuk melihat bagaimana pelaksanaannya,” kata Andry.

Lebih lanjut Andry menjelaskan, masyarakat yang akan menukarkan uang pecahan diberi jatah Rp3,8 juta per orang setiap harinya. Sehingga, masyarakat yang ingin menukarkan uang mendapatkan kesempatan sama dan tidak kesulitan.

“Batasannya hanya per hari boleh menukar sekali saja, besok kalau datang lagi dan mau menukar tetap kita layani,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaStok Daging Kerbau di Jateng Menipis
Artikel selanjutnyaBagaimana Menguatkan Pendidikan Karakter Siswa?