Polda Jateng Pastikan RSDC Donohudan Siap Tampung Pasien COVID-19

Kombes Pol Agus Suryo
Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo melakukan asistensi pemeriksaan kesiapan RSDC Donohudan, Senin (14/2).

Semarang, Idola 92,6 FM – Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan dan kesiapan RSDC Donohudan, untuk menampung dan menangani kenaikan jumlah pasien COVID-19 di wilayah Solo Raya dan sekitarnya. Saat ini, RSDC Donohudan dalam kondisi siap untuk menangani pasien terpapar virus Korona.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi RSDC Donohudan, untuk memastikan kesiapan menangani pasien COVID-19. Pernyataan itu dikatakan saat meninjau lokasi, Senin (14/2) sore.

Agus Suryo menjelaskan, pihaknya mewakili Polda Jateng melakukan asistensi penanganan COVID-19 dengan memastikan kondisi RSDC Donohudan siap digunakan untuk penanganan pasien. Fasilitas penunjang kesehatan juga telah dipastikan siap digunakan, termasuk ketersediaan oksigen di RSDC Donohudan.

Menurutnya, sampai saat ini ada 15 pasien yang menjalani isolasi dan perawatan di RSDC Donohudan.

“Dilaporkan dari Rumah Sakit Darurat COVID-19 Donohudan, situasi cukup lumayan bagus dan bersih. Jumlah pasien yang berada di rumah sakit ini di isoter ada 15 orang. Baik kesiapan ruangan dilaporkan ada tiga lantai, dengan 338 bed dan oksigen lengkap termasuk tenaga medis. Baik dokter dan perawatnya juga lengkap,” kata Agus Suryo.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy menambahkan, jajaran Polda Jateng bersama 35 polres terus melakukan pemantauan terhadap kondisi dan situasi perkembangan COVID-19.

Menurut Iqbal, sejumlah langkah sudah disiapkan Polda Jateng apabila terjadi kenaikan jumlah pasien secara drastis.

“Kita siapkan sarana dan prasarana rumah sakit, dan langkah kontijensinya. Kita juga menguatkan koordinasi dengan stakeholder terkait,” ucap Iqbal.

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan, saat ini Polda Jateng terus menggenjot progres vaksinasi kepada masyarakat untuk mewujudkan herd immunity. Termasuk, menggiatkan patroli protokol kesehatan di tengah masyarakat. (Bud)

Artikel sebelumnyaApa yang Mesti Dilakukan Agar Para Pejabat Publik Terhindar dari Salah Kutip Ajaran Agama?
Artikel selanjutnyaDua Klaster Jadi Pemetaan Dinkes Jateng