Gangguan Kesehatan Mental Gen Z Meningkat 200%, Bagaimana Langkah Preventif untuk Mencegahnya?

Gen Z Mental Health Disorders
Ilustrasi/Istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Kondisi kesehatan mental sebagian masyarakat kita saat ini dinilai semakin memprihatinkan. Hal itu dikhawatirkan akan turut berkontribusi pada produktivitas nasional. Sehingga, dapat menghambat Indonesia dalam transisi menuju Indonesia Maju 2045 mendatang.

Dikabarkan, gangguan kesehatan mental pada Gen Z meningkat hingga 200 persen. Seperti dilansir dari laman Kemenkes, sebanyak 6,1 persen penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas mengalami gangguan kesehatan mental.

Dilansir (20/12/2023), Spesialis Kedokteran Jiwa, dr Lahargo Kembaren, SpKJ membenarkan adanya peningkatan tersebut. Dalam praktek klinisnya, dr Lahargo mengungkapkan: jenis gangguan kesehatan mental yang paling banyak ditemui pada Gen Z adalah gangguan kecemasan, depresi, dan bunuh diri. Dalam hal ini, kapasitas mental dan tingkat stress menjadi penyebab utama. Menurutnya, kurangnya kapasitas mental membuat Gen Z rentan terhadap gangguan kesehatan jiwa.

Untuk merespons gangguan kesehatan mental pada Gen Z yang meningkat hingga 200%: bagaimana langkah preventif untuk mencegahnya? Serta apa upaya kuratif untuk mengatasinya?

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan Dekan Fakultas Psikologi UGM/ peneliti pada Pusat Kesehatan Mental Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rahmat Hidayat, Ph.D. (her/yes/ao)

Simak podcast diskusinya: