
Jakarta, Idola 92.6 FM-Lebih dari 4.000 prajurit TNI dikerahkan dalam Operasi Terpadu Kemanusiaan di wilayah Sumatera. Bencana banjir dan longsor melanda tiga provinsi di sana, yakni di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ribuan prajurit TNI itu akan bekerja sama dengan semua unsur di lokasi bencana untuk mempercepat pemulihan. Para prajurit juga menjadi garda terdepan untuk menyalurkan bantuan logistik.
“TNI berkomitmen sebagai garda terdepan penanganan bencana nasional. Komando operasi penanggulangan dilaksanakan oleh Pangkogabwilhan I,” kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, melalui keterangan tertulis, Jumat (28/11).
Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penanganan bencana di Sumatera. Hari ini, TNI mengerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk menangani bencana. Alat angkut udara yang dikerahkan meliputi lima pesawat fix wing, yakni tiga unit Hercules C-130, satu unit pesawat A-400, dan satu unit Boeing 737 Camar.
“Pesawat Hercules dan pesawat A-400 akan membawa logistik dan material bantuan untuk tiga wilayah terdampak dengan titik muat di Lanud Halim Perdana Kusuma,” kata Agung, dalam siaran pers Badan Kpmunikasi Pemerintah.
Pesawat jenis Rotary Wing juga dikerahkan, terdiri atas sembilan unit Helikopter. Masing-masing empat unit Helly Caracal milik TNI AU; satu unit MI 17 dan satu unit Bell 412 milik TNI AD; dua unit Heli Panther TNI AL; dan satu unit dolphin dari BNPP.
“Penempatan helikopter antara lain tiga unit di Aceh, tiga unit di Sumatera Utara, dan tiga unit di Sumatera Barat,” katanya.
TNI juga mengerahkan empat Kapal Perang (KRI) meliputi KRI SHS (Suharso) 990, KRI SMG (Semarang) 594, KRI TBT (Teluk Banten) 516, dan KRI TGK (Teluk Gilimanuk) 531. KRI ini berangkat pada Minggu, 30 November 2025.
Selanjutnya, dikirim pula bantuan materiil dan logistik dengan rincian Naraga 3.000 paket; Eprokal 10.000 buah; food family 1.200 paket; mi instan 2.000 kardus; mi cup 2.000 kardus, genset 100 unit, perangkat internet satelit Starlink 100 unit; LCR 64 unit; tenda 150 set, dan kompressor 2 unit.
Bantuan tersebut secara proporsional akan dikirim ke tiga wilayah terdampak yang dikoordinatori oleh Kodam Iskandae Muda di Aceh, Kodam Bukit Barisan di Sumatera Utara, dan Kodam Tuanku Imam Bonjol di Sumatera Barat.
TNI juga menerjunkan tiga tim kesehatan dari Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad). Setiap tim berjumlah 10 orang terdiri atas dua orang dokter, tiga orang bakti kesehatan (bakes), dan lima orang takes. Mereka datang beserta peralatan kesehatan dan obat-obatan.
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyampaikan sejak awal seluruh unsur pemerintah telah bergerak cepat memberi bantuan di bawah arahan langsung Prabowo.
“Sejak hari pertama terjadinya bencana, Bapak Presiden sudah perintahkan kepada kami, tim PMK, langsung bergerak dibantu TNI, Polri, Pemda aktif. Dan untuk tanggap darurat itu, tenda-tenda pengungsian, terus makanan dengan segala kebutuhan sehari-hari sudah dikirim,” jelas Pratikno. (her/dav)







