
Semarang, Idola 92,6 FM-Pertamina International Shipping (PIS) totalitas mengerahkan armadanya, untuk menyalurkan bantuan dan energi ke wilayah yang terdampak bencana di Sumatera.
Tak hanya armada, PIS juga meningkatkan kesiagaan para pelautnya untuk memastikan distribusi energi ke seluruh pelosok negeri, agar tetap lancar dalam situasi ekstrem belakangan ini.
Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan kondisi cuaca ekstrem belakangan ini, menjadi tantangan tersendiri bagi armada kapal dalam menyalurkan energi. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.
“Namun kami menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan, seperti pengalihan rute dan penyiapan armada untuk antisipasi percepatan tambahan stok. Selain itu, kapal kapal kami juga siap dioptimalkan untuk penyaluran bantuan ke wilayah terdampak banjir di Sumatera,” kata Vega.
Vega menjelaskan, PIS terus berupaya menjaga pasokan energi dalam negeri di tengah tantangan cuaca yang menerjang.
Seperti yang terjadi di Fuel Terminal Medan, ada tiga kapal yang membawa bahan bakar minyak (BBM) berupa 280 ribu barrel Pertalite dan 30 ribu KL solar sempat kesulitan bersandar sejak 23 November 2025 berhasil sandar pada 1 Desember 2025.
“Selama menunggu kapal bisa bersandar, PIS berkoordinasi intens dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk mitigasi alih distribusi penyaluran BBM dari IT Lhokseumawe, FT Kisaran, dan FT Siantar ke FT Medan Group via truk tangki sejak tanggal 23 November 2025,” jelasnya.
Lebih lanjut Vega menjelaskan, PIS turut memberikan kontribusi terbaiknya dalam menyalurkan energi dan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera.
“Kami terus bergerak cepat untuk mengatasi kendala pengangkutan BBM dan berharap kondisi cuaca bisa membaik hingga distribusi energi bisa berjalan maksimal, dan distribusi bantuan bisa diterima oleh masyarakat terdampak,” pungkasnya. (Bud)












