Personel PLN UID Jateng-DIY melakukan pemeriksaan peralatan yang akan digunakan.

Semarang, Idola 92,6 FM-Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Yogyakarta menyiagakan 4.078 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut.

General Manager PLN UID Jateng-DIY Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan pihaknya memproyeksikan beban puncak kelistrikan saat Natal 2025 mencapai 4.846 megawatt (MW), dengan daya mampu pasok sebesar 8.796 MW dan cadangan daya 3.950 MW atau sekitar 44,90 persen. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Jumat (19/12).

Menurutnya, pada Tahun Baru 2026, beban puncak diperkirakan sebesar 4.198 MW dengan daya mampu pasok 9.169 MW dan cadangan daya 4.971 MW atau 54,21 persen.

Dengan kondisi tersebut, sistem kelistrikan di Jateng dan DIY dinyatakan aman dan terkendali.

Bramantyo menjelaskan, keandalan listrik menjadi prioritas utama selama masa siaga Nataru.

Berbagai langkah mitigasi risiko dilakukan, melalui kegiatan preventif dan korektif.

“Selama siaga Nataru, PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik dengan melakukan mitigasi risiko dan mengamankan jaringan dari berbagai potensi gangguan. Keselamatan kerja, peningkatan pelayanan, serta kekompakan dan solidaritas tim juga menjadi perhatian utama,” kata Bramantyo.

Lebih lanjut Bramantyo menjelaskan, guna mendukung pelayanan prima, PLN UID Jateng-DIY menyiagakan 98 posko siaga di wilayah Jateng dan delapan posko siaga di wilayah DIY.

Ribuan personel yang dilibatkan terdiri dari pegawai PLN, dan tenaga alih daya.

“Melalui langkah-langkah ini, PLN memastikan pasokan listrik tetap andal guna mendukung kenyamanan dan kelancaran berbagai aktivitas masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya. (Bud)