
Semarang, Idola 92,6 FM-Aksi anarkis terjadi di belakang kantor Pemprov Jawa Tengah, Jumat (29/8) malam.
Tak hanya melempari gedung dan mobil dengan batu dan kembang api, tetapi massa juga membakar tiga mobil milik warga dan kantin.
Massa yang sebagian besar anak-anak muda melempari batu ke arah mobil dan bangunan dari luar pagar.
Massa juga merobohkan pintu gerbang belakang kantor gubernuran, dan sejumlah orang merangsek masuk menuju lokasi parkir mobil.
Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan kejadian rusuh yang terjadi, patut disesalkan dan membuat situasi makin tidak kondusif.
“Kita jaga bersama-sama Jateng yang selama ini sudah baik dan kondusif. Kami menyesalkan aksi anarkis ini, karena kantin ini usaha milik warga,” kata Luthfi.
Luthfi juga memerintahkan pada jajarannya, untuk membersihkan puing-puing kebakaran maupun kaca serta batu berserakan.
“Malam ini kita kerja bakti. Bersihkan semuanya agar besok pelayanan pada masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.
Lebih lanjut Luthfi meminta masyarakat untuk tetap tenang, dalam menghadapi gejolak yang terjadi.
Pihaknya mewanti-wanti masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi sehingga tidak terjebak tindakan yang justru akan merugikan.
“Kami nyuwun masyarakat Jawa Tengah untuk tetap menjaga kondusivitas. Jangan terpengaruh provokasi yang justru merugikan masyarakat,” pungkasnya. (Bud)