Semarang, Idola 92,6 FM-KAI Daop 4 Semarang mencatat tingginya pemanfaatan layanan Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis), selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Daop 4 Semarang menyebut, layanan motis tersebut dilaksanakan di Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Pekalongan dan Stasiun Tegal.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan pemberangkatan motis dilakukan dalam dua periode, yaitu periode arus mudik relasi Jakarta Gudang-Semarang Tawang pada 23-30 Desember 2025 dan periode arus balik relasi Semarang Tawang-Jakarta Gudang pada 2-5 Januari 2026. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.
“Selama periode mudik dan balik tersebut, KAI Daop 4 Semarang melayani naik dan turun sebanyak 2.031 unit sepeda motor dari tiga stasiun di wilayah Daop 4 Semarang yang melayani angkutan Motis,” kata Luqman.
Luqman menjelaskan, dari jumlah tersebut, tercatat pada arus mudik KAI Daop 4 Semarang melayani naik turun sebanyak 785 motor yang terdiri dari naik 66 motor dan turun 719 motor.
Puncak arus mudik di Daop 4 Semarang terjadi pada 27 Desember 2025, terdapat naik turun sebanyak 144 motor.
Sedangkan pada arus balik KAI Daop 4 Semarang melayani naik turun sebanyak 1.246 motor yang terdiri dari naik 1.001 motor dan turun 245 motor.
Puncak arus balik di Daop 4 Semarang terjadi pada 29 Desember 2025, terdapat naik turun sebanyak 239 motor.
“Motis merupakan program pemerintah berupa layanan angkutan sepeda motor gratis yang diselenggarakan dengan berkolaborasi bersama berbagai moda transportasi, salah satunya kereta api,” jelasnya.
Lebih lanjut Luqman menjelaskan, program Motis memungkinkan masyarakat mengirimkan sepeda motor menggunakan kereta api.
Tujuannya, untuk mengurangi penggunaan kendaraan roda dua di jalan raya serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pada masa libur panjang.
“Tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan Motis menunjukkan kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api. Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memanfaatkan layanan Motis,” pungkasnya. (Bud)







