Semarang, Idola 92,6 FM-Wajah haru dan bahagia tampak dari para peserta Balik Rantau Gratis 2026, yang difasilitasi Pemprov Jawa Tengah.
Program itu tak hanya membantu pekerja informal, tapi juga memberi perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti difabel dan lansia.
Salah satunya dirasakan Lendra Febri Arino, penyandang disabilitas asal Tawangmangu Karanganyar yang hendak kembali ke Jakarta untuk bekerja sebagai ojek online. Dia mengaku sangat terbantu dengan program ini.
“Alhamdulillah sangat membantu. Fasilitasnya bagus, nyaman, ada snack juga. Kalau bayar sendiri mahal, bisa hemat jutaan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Sunaryo, pedagang kaki lima asal Kabupaten Sragen.
Bersama keluarganya, dia memanfaatkan program ini untuk kembali ke perantauan di Pondok Gede Jakarta.
“Alhamdulillah banget, sangat membantu. Tiket mahal, bisa sampai Rp650 ribu per orang. Ini uangnya bisa dipakai buat Lebaran dan kebutuhan keluarga di kampung,” ucap Sunaryo.
Kebahagiaan juga dirasakan Sri Sardadi, perantau asal Kemusuk Boyolali yang tinggal di Jakarta.
Dia menyatakan, program tersebut membuatnya bisa pulang kampung bersama keluarga dengan hemat dan nyaman.
“Senang sekali, bisa pulang bareng. Kalau tidak ada ini, ya sedih, mahal. Ini hemat Rp1 juta lebih,” katanya bahagia.
Berkat program tersebut, perjalanan mudik dan balik rantau jadi aman dan nyaman. (Bud)









