Taj Yasin, Wagub Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah terus membangun sinergitas dengan Kementerian Agama setempat, guna mewujudkan kerukunan dan kebersamaan masyarakat.

Kerja sama tersebut dilakukan mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Wagub Taj Yasin mengatakan banyak program yang digulirkan pemprov dan disinergikan dengan Kemenag Jateng, di antaranya program Desa Sadar Kerukunan yang hingga akhir 2025 telah terbentuk di 25 desa. Hal itu dikatakan saat kunjungan ke Kabupaten Rembang, kemarin.

Menurutnya, ada juga Kampung Moderasi Beragama terdapat di 75 tempat, kampung zakat hingga Gerakan Merah Marun (Menyemai Ramah untuk Masyarakat Rukun) yang telah diimplementasikan di 14 kabupaten/kota di Jateng.

Kolaborasi tersebut juga telah membuahkan hasil, dengan ditetapkannya sejumlah daerah di Jateng sebagai kabupaten/kota ramah toleran seperti Kota Salatiga, Kota Magelang dan Kota Semarang.

Gus Yasin menjelaskan, capaian toleransi tidak dapat dilepaskan dari peran Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“Selain penguatan toleransi, Pemprov Jateng juga memberikan perhatian kepada guru-guru agama melalui program insentif yang dilaksanakan bersama Kementerian Agama melalui kanwil hingga daerah,” kata Gus Yasin.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Rembang Moh. Mukson menyatakan, tolok ukur keberhasilan Kementerian Agama cukup sederhana, yakni sejauh mana umat semakin dekat dengan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. (Bud)