Warga antusias mengurus perizinan melalui program Kecamatan Berdaya dan Kaka Berizin.

Semarang, Idola 92,6 FM-Layanan perizinan berusaha di Kecamatan Toroh, diserbu warga yang hendak mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), belum lama ini.

Selain gratis, durasi pelayanan pun tak sampai hitungan jam.

Layanan pembuatan NIB tersebut, memerkuat program Kecamatan Berdaya yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Dari program itu lahir istilah Kaka Berizin, atau Kegiatan Kolaborasi Kecamatan Berdaya Terkait Perizinan.

Pengarah Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Ratna Dewajati mengatakan layanan Kaka Berizin sekaligus memerkuat program Kecamatan Berdaya.

Menurut Ratna, tujuannya, agar kantor kecamatan menjadi pusat nadi perekonomian dan perlindungan serta pemberdayaan warga.

“Kami berkontribusi pada penguatan ekonomi, khususnya melalui penerbitan perizinan bagi pelaku usaha UMKM,” kata Ratna.

Ratna menjelaskan, layanan Kaka Berizin akan berkeliling ke kecamatan-kecamatan di Jateng sebagai pemantik, agar layanan serupa semakin dekat dengan warga.

Warga Desa Pilang Payung, Kecamatan Toroh, Joyo menyatakan, layanan NIB yang dihadirkan DPMPTSP Jateng memudahkannya mengurus NIB.

Berbekal legalitas tersebut, dia berharap dapat mengakses bantuan modal untuk usaha toko kelontong miliknya.

“Ini tadi gratis, syaratnya cukup KTP saja, dan waktu layanan sekitar 10 menit. Belum pernah ada, jadi tidak usah ke mana-mana, cukup di sini,” ujarnya. (Bud)