Semarang, Idola 92,6 FM-Layanan konseling dan penanganan kesehatan mental bagi generasi muda yang menjadi unggulan Posyandu Plus Berbasis 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Kota Surakarta, mendapat apresiasi Wagub Jawa Tengah Taj Yasin.
Wagub Taj Yasin mengatakan layanan tersebut melengkapi enam SPM, yang diterapkan di posyandu. Hal itu dikatakan saat kunjungan ke Solo, kemarin.
Gus Yasin meminta, inovasi program dan layanan itu bisa menjadi model percontohan bagi posyandu di daerah lain.
“Inovasi program dan layanan itu, bisa menjadi model percontohan bagi kabupaten/kota lain di Jawa Tengah. Saya berharap, see layanan Posyandu yang ada di Kota Surakarta bisa diadopsi di kabupaten lain, di kota lain,” kata Gus Yasin.
Gus Yasin menjelaskan, langkah Tim Pembina Posyandu Kota Surakarta dalam menggandeng psikolog profesional dari rumah sakit daerah sudah tepat.
Hal tersebut diharapkan dapat menangani masalah kesehatan mental, seiring dengan maraknya kasus bullying dan kekerasan di masyarakat.
“Isu kesehatan mental menjadi persoalan serius yang harus dijawab pemerintah. Oleh karena itu, kami juga menggagas program Dokter Spesialis Keliling yang juga terdapat layanan konseling bagi siswa sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut Gus Yasin berharap, program pencegahan dan penanganan kesehatan mental terus digalakkan di Jateng, agar generasi muda yang memiliki masalah psikis dapat berdamai dengan keadaan serta tidak melakukan hal-hal yang membahayakan diri sendiri.
“Maka dari itu di Jawa Tengah ada Spelling, salah satunya permasalahan psikis. Kami memberi pendampingan agar mereka bisa keluar dari permasalahannya, jangan sampai bunuh diri terjadi sebelum kita tangani,” pungkasnya. (Bud)








