Wagub Taj Yasin membagikan paket bantuan kepada masyarakat di tenda pengungsian.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah pastikan, kebutuhan pokok warga di pengungsian di Kabupaten Kudus terpenuhi.

Wagub Taj Yasin mengatakan pemprov menyalurkan bantuan senilai Rp188 juta berupa makanan siap saji, lauk pauk siap saji, tenda keluarga, tenda gulung, kasur dan selimut. Hal itu dikatakan saat meninjau tenda pengungsian di Kudus, kemarin.

Menurut Gus Yasin, bantuan tersebut tidak hanya berasal dari pemprov saja, tetapi juga berasal dari PMI Jateng dan Baznas Jateng.

Selain memastikan kebutuhan konsumsi tercukupi, pemprov juga menyerahkan sejumlah bantuan logistik dan keuangan secara simbolis kepada Pemkab Kudus dan Pemdes Temulus serta warga terdampak banjir.

Gus Yasin menjelaskan, untuk mengatasi banjir di daerah Kudus, pemprov sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, meminta spot-spot yang perlu dibantu dengan pompa.

Namun, penyedotan air dengan pompa hingga kini masih terkendala karena melimpahnya air di sungai-sungai terdekat.

“Kami juga berkoordinasi dengan BBWS Pamali Juana untuk menyiapkan langkah jangka pendek maupun menengah dalam penanganan banjir di Kabupaten Kudus. Tadi juga disinggung rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati dan Jepara. Mengingat, intensitas debit hujan tinggi di wilayah tersebut, selama empat hari berturut-turut. Jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada rekayasa cuaca,” kata Gus Yasin.

Kepala Dusun Karangmalang, Desa Mejobo Sumijan menyatakan, warga yang berada di posko sudah memeroleh fasilitas memadai dengan dapur umum dan layanan kesehatan.

“Kalau untuk fasilitas kesehatan alhamdulillah terpenuhi, dan semoga semua sehat sampai banjir berakhir,” ujarnya.

Sebagai informasi, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah Kudus terjadi sejak 9 Januari 2026.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Dawe, Sungai Piji dan Sungai Mrisen. Selain itu diperparah dengan adanya tanggul jebol. (Bud)