
Sumba Barat Daya, Idola 92.6 FM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak nyata bagi ibu hamil di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Salah satunya dirasakan oleh Litwina Margareta Panda, warga Ombaluda, Desa Rada Mata, Kecamatan Tambolaka, Sumba Barat Daya yang kini memasuki usia kehamilan delapan bulan.
Sejak usia kandungan tiga bulan, Litwina rutin menerima MBG melalui posyandu desa. Selama enam bulan terakhir, ia merasakan manfaat langsung dari asupan gizi tambahan tersebut, terutama karena di awal kehamilan ia mengalami kesulitan makan.
“Untuk manfaat MBG ini ada, soal nutrisi gisinya itu ada manfaat. Termasuk saya punya masalah selama hamil ini ada susah makan, tapi MBG-nya ada, nutrisinya, gisinya ada, ada manfaat untuk kami,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, belum lama ini.
Menurut Litwina, kenaikan berat badannya selama mengikuti program MBG sesuai dengan anjuran bidan. Ia juga rutin melakukan pemeriksaan kehamilan setiap bulan.
Dari hasil pemeriksaan, perkembangan janin dinyatakan baik. Detak jantung normal dan pertumbuhan sesuai usia kandungan. Bahkan pada usia tujuh bulan, berat janin diperkirakan sudah lebih dari satu kilogram. “Perkembangan janinnya bagus, detak jantung, pertumbuhannya,” ungkapnya.
Meski memiliki riwayat tekanan darah tinggi selama kehamilan yang kerap menimbulkan keluhan pusing, Litwina menegaskan kondisi tersebut bukan dipicu oleh makanan dari program MBG. Ia tetap mengikuti arahan bidan untuk menjaga pola makan, terutama mengurangi asupan asin.
Akses MBG Mudah dan Menu Variatif
Setiap pagi sekitar pukul 07.30 WITA, para ibu hamil datang ke posyandu Rama Dana untuk mengambil makanan. Menu dapat dikonsumsi langsung di lokasi atau dibawa pulang. Dari sisi variasi menu, Litwina menilai menu MBG cukup baik dan tidak menimbulkan masalah bagi dirinya sebagai ibu hamil.
“Sepanjang ini tidak ada kendala, semuanya bagus,” ujarnya. Ia hanya berharap ke depan porsi menu berkuah bisa ditambah, mengingat ibu hamil dan menyusui kerap membutuhkan asupan yang lebih mudah dikonsumsi.
Secara umum, Litwina menilai program MBG sangat membantu ibu hamil di desanya karena menyediakan nutrisi lengkap yang mendukung kesehatan ibu sekaligus pertumbuhan janin. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas pelaksanaan program tersebut.
“Terima kasih banyak untuk Bapak Presiden Prabowo yang sudah memberikan program ini untuk kami masyarakat. Harapannya kalau bisa diteruskan karena ini sangat bermanfaat,” tutupnya.
Program MBG di wilayah Sumba menjadi salah satu upaya memperkuat pemenuhan gizi ibu hamil, menekan risiko kekurangan gizi, serta mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat di Nusa Tenggara Timur. (her/dav)














