
Riau, Idola 92.6 FM-Sosok satu ini memelopori perlindungan mangrove, padang lamun, dan dugong di Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Iwan bersama timnya melakukan penanaman mangrove sampai lebih dari 40 ribu pohon.
Sosok peduli lingkungan itu adalah Iwan Winarto (48), penggerak wisata berbasis masyarakat di Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan Kepulauan Riau.
Menurut Iwan, sejak tahun 2016, ia menginisiasi wisata berbasis masyarakat. Pengudang mangrove Bintan merupakan wisata berbasis masyarakat dan lingkungan yang memiliki konsep edukonservasi dengan keterlibatan masyarakat sebagai pelakunya dan juga ikut serta dalam penjagaan ekosistem pesisir meliputi mangrove, terumbu karang dan lamun.

“Kami mencoba mempromosikan paket wisata-wisata, mangrove tour, kunang-kunang, snorkeling (wisata bawah laut), ke sini-sini kami merambah ke pemberdayaan masyarakat, isu pesisir, restorasi dan rehabilitasi,”tutur Iwan kepada radio Idola Semarang, pagi (11/02) tadi.
Menurut Iwan, Pengudang Mangrove learning center menjadi wadah bagi masyarakat dan pengunjung untuk belajar lebih banyak tentang ekosistem pesisir dan keberlanjutan lingkungan. Melalui kerjasama pentahelix diharapkan impact yang lebih besar lagi ke masyarakat dan lingkungan.

Menurutnya, tidak mudah melakukan ini semua. Perlahan, yang penting kawasan pesisir dengan ragam keindahannya masih bisa dinikmati anak cucu dan juga community nelayan.
Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Iwan Winarto, Penggerak Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Pengudang Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. (yes/her/iwan)
Simak podcast wawancaranya:








