Semarang, Idola 92,6 FM-Pemerintah memastikan jalan nasional yang berada di wilayah Jawa Tengah, siap dilalui pemudik pada Lebaran 2026 mendatang.
Kemantapan jalan nasional di provinsi ini, tercatat mencapai 93,47 persen.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Moch Iqbal Tamher mengatakan fokus utama penanganan menjelang Lebaran berada di Jalur Pantura, karena menjadi tulang punggung arus kendaraan dari arah barat ke timur Pulau Jawa. Hal itu dikatakan saat ditemui di Kabupaten Semarang, kemarin.
Menurut Iqbal, fokus tersebut juga mencakup pekerjaan peninggian 700 meter ruas Kaligawe Semarang.
Pekerjaan dilakukan pada jalur cepat dan jalur lambat, mulai perbatasan jembatan tol menuju depan pintu masuk rumah sakit di kawasan tersebut.
“Kegiatan penambalan dan perbaikan kita lakukan sampai H-10 Lebaran. Targetnya sebelum puncak arus mudik, kondisi jalan sudah aman dan nyaman dilintasi. Target realistis kita 700 meter sudah berfungsi pada 11 Maret. Itu jalur cepat dan lambat sudah bisa dilalui,” kata Iqbal.
Iqbal menjelaskan, ruas Kaligawe dikenal sebagai salah satu segmen paling padat di Kota Semarang.
Jalur tersebut tidak hanya menjadi akses utama kendaraan jarak jauh Jakarta-Surabaya, tetapi juga penghubung aktivitas lokal Semarang-Demak.
“Kami sempat mempertimbangkan penutupan total untuk mempercepat pekerjaan peninggian jalan. Namun setelah berkoordinasi dengan kepolisian lalu lintas, opsi itu dinilai tidak memungkinkan. Volume kendaraan di situ sangat tinggi, sehingga tidak memungkinkan dilakukan penutupan penuh,” jelasnya.
Lebih lanjut Iqbal menjelaskan, wilayah prioritas lain terkait penanganan jalan meliputi Pekalongan, Pemalang, Batang dan Kendal.
Sejumlah ruas di kawasan tersebut sempat mengalami kerusakan, akibat intensitas hujan tinggi pada Januari hingga awal Februari 2026.
“Data per 27 Februari 2026 menyebutkan, total jalan nasional di Jawa Tengah mencapai 256 ruas dengan panjang 1.581,45 kilometer. Terdapat 852 unit jembatan dengan total panjang 33.075,32 meter,.dengan tingkat kemantapan jembatan mencapai 97,41 persen berdasarkan unit dan 95,67 persen berdasarkan panjang,” pungkasnya. (Bud)















