Petugas konter JNE saat melayani pelanggan yang akan mengirim paket.

Semarang, Idola 92,6 FM-Industri logistik nasional menunjukkan tren pertumbuhan positif, selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri tahun ini.

Peningkatan aktivitas belanja online dan digitalisasi transaksi mendorong permintaan layanan pengiriman, baik untuk kebutuhan ritel, parsel Lebaran maupun distribusi produk pelaku UMKM.

Kepala Cabang JNE Semarang Wahyu Sangerti Alam mengatakan momen Ramadan dan Idul Fitri, selalu menjadi periode puncak pengiriman setiap tahunnya. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Senin (2/3).

“Industri logistik terus tumbuh seiring meningkatnya transaksi e-commerce dan konsumsi masyarakat. Ramadan dan Idul Fitri menjadi momentum dengan volume kiriman tertinggi,” kata Wahyu.

Wahyu memproyeksikan, volume pengiriman selama Ramadan tahun ini akan tumbuh sekira 20-30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Angka tersebut, dinilai masih dalam tren pertumbuhan positif seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kenaikan pengiriman didorong oleh meningkatnya permintaan produk fesyen, makanan dan minuman, serta kebutuhan rumah tangga. Selain itu, pengiriman parsel dan hadiah Lebaran juga turut menyumbang lonjakan volume,” jelasnya.

Menurut Wahyu, tidak ada faktor baru yang memengaruhi pertumbuhan transaksi digital dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengiriman menjadi pendorong utama.

“Menghadapi lonjakan tersebut, kami melakukan berbagai langkah antisipasi dengan memperkuat infrastruktur dan kapasitas operasional. Secara nasional, JNE didukung lebih dari 50.000 karyawan dan sekitar 11.000 unit armada operasional,” imbuhnya.

Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, terkait operasional saat hari libur nasional dan Lebaran, dipastikan layanan tetap berjalan dengan pengaturan operasional khusus di sejumlah titik strategis, agar kebutuhan pengiriman masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami optimistis dapat menjaga kualitas layanan selama Ramadan dan Idul Fitri. Ketika ekosistem tumbuh sehat, JNE juga akan tumbuh bersama,” pungkasnya. (Bud)