KAI Daop 4 Semarang menghentikan sementara perjalanan KA akibat gempa, Jumat (6/2) dini hari.

Semarang, Idola 92,6 FM-Gempa bumi yang dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Semarang, pada Jumat (6/2) dini hari, membuat KAI Daop 4 Semarang menghentikan sementara perjalanan kereta api (KA) di wilayah terdampak.

Sebagai langkah antisipasi dan bagian dari prosedur keselamatan operasional, KAI Daop 4 Semarang langsung mengambil tindakan penghentian sementara perjalanan KA untuk memastikan keamanan sarana dan prasarana perkeretaapian pascagempa.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan sesaat setelah gempa dirasakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan seluruh unit terkait.

“Pada pukul 01.09 WIB, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menunggu laporan petugas mengenai kondisi prasarana,” kata Luqman.

Luqman menjelaskan, penghentian sementara ini dilakukan guna memastikan jalur rel dan jembatan serta seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi aman dan layak dilalui sebelum operasional kembali dijalankan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan, seluruh prasarana perkeretaapian, termasuk jalur kereta api di wilayah yang merasakan gempa, dinyatakan aman pada pukul 02.16 WIB.

“”Selama proses pengecekan, terdapat 14 kereta api yang harus melakukan Berhenti Luar Biasa, terdiri dari 10 KA penumpang dan 4 KA barang,” jelasnya.

Lebih lanjut Luqman menjelaskan, keselamatan perjalanan dan penumpang merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi operasional.

Setiap potensi risiko harus dipastikan aman terlebih dahulu, sebelum perjalanan KA kembali dioperasikan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan, atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat langkah pengamanan tersebut. Kami memastikan, akan terus melakukan pemantauan di lapangan serta menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan kondisi prasarana dan operasional perjalanan kereta api,” pungkasnya. (Bud)