
Kebumen, Radio Idola 92,6 FM — Kegiatan TMMD Reguler 127 Kodim 0709/ Kebumen kembali meneguhkan bahwa pengabdian bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan harapan bagi sesama. Melalui kepedulian nyata Kodim 0709/Kebumen dengan semangat kemanusiaan menyerahkan bantuan kaki palsu pada warga penyandang disabilitas, Sabtu (14/2).
“Pembagian kaki palsu ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TMMD bukan hanya membangun jalan, jembatan, dan fasilitas umum, tetapi juga membangun nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial,” papar Komandan Kodim (Dandim) 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono SH MIP
Ditegaskan TMMD adalah jembatan pengabdian, memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.
“Bantuan kaki palsu dalam TMMD ini menjadi simbol pembangunan sejati tidak hanya diukur dari beton dan bangunan, tetapi juga dari senyum yang kembali merekah dan langkah baru yang penuh keyakinan, menjadi gerakan membangun harapan,” ucap Eko
Dari Desa Binangun hingga Desa Somagede, semangat kemanusiaan dan persatuan kembali diteguhkan. Langkah-langkah baru yang kini tercipta menjadi penanda bahwa harapan selalu ada—selama kepedulian dan kebersamaan terus dijaga.
“Membuka lembaran baru bagi mereka untuk kembali melangkah dengan percaya diri dan martabat,” tandasnya
Bantuan kaki palsu diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat, menandai hadirnya negara di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian nyata. Raut bahagia dan mata yang berkaca-kaca tak mampu disembunyikan saat para penerima pertama kali mencoba alat bantu tersebut.
Bagi mereka, kaki palsu bukan hanya perangkat penunjang aktivitas, melainkan simbol kebangkitan dan kesempatan kedua untuk melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Salah satu warga penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perhatian yang diberikan melalui TMMD Reguler ke-127.
“Selama ini, keterbatasan fisik membuat saya sulit beraktivitas secara mandiri. Kini, harapan itu kembali tumbuh. Saya merasa seperti mendapatkan kehidupan baru. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah peduli kepada kami,” tuturnya dengan suara bergetar.








