XLSMART berhasil mengalihkan 1.754 kilogram sampah dari TPA, dan menekan emisi gas rumah kaca hingga 6.600 kilogram CO₂e.

Semarang, Idola 92,6 FM – Penyelenggaraan Ultraverse Festival di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar tak hanya menghadirkan hiburan bagi sekira 25 ribu penonton, tetapi juga mencatat capaian luar biasa dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

XLSMART berhasil mengalihkan 1.754 kilogram sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan menekan emisi gas rumah kaca hingga 6.600 kilogram CO₂e.

Jumlah pengurangan emisi tersebut, setara dengan sekira 700 ribu kali pengisian daya smartphone atau perjalanan mobil berbahan bakar bensin sejauh 33 ribu-40 ribu kilometer.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART Merza Fachys mengatakan penerapan Zero Waste to Landfill dan Responsible Waste Management, merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam setiap aktivitas bisnis. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.

“Setiap penyelenggaraan kegiatan besar kami rancang dengan prinsip keberlanjutan yang terukur dan dapat direplikasi. ESG bukan sekadar program tambahan, tetapi menjadi fondasi operasional dan reputasi perusahaan,” kata Merza.

Merza menjelaskan, di Jakarta, Ultraverse Festival menerapkan konsep Zero Waste to Landfill bersama Waste4Change.

Hampir seluruh timbulan sampah dikelola, agar tidak berakhir di TPA melalui pengurangan dari sumber, pemilahan terpisah, guna ulang, daur ulang hingga konversi residu menjadi energi.

Sementara di Surabaya, pendekatan Reduce Waste to Landfill difokuskan pada pengurangan sampah sejak tahap perencanaan, optimalisasi pemilahan dan daur ulang, serta peningkatan praktik guna ulang guna mendukung ekonomi sirkular.

Adapun di Denpasar, pengelolaan difokuskan pada limbah makanan.

“XLSMART memantau pengelolaan food waste oleh ATLAS sebagai venue yang bermitra dengan Z Bio. Limbah makanan terpilah diolah menjadi pakan ternak dan pupuk organik, lalu disalurkan kepada petani lokal,” jelasnya.

Menurut Merza, seluruh rangkaian pengelolaan dilakukan melalui kolaborasi dengan Waste4Change dan Z Bio, dengan memastikan sampah dipilah langsung dari sumbernya.

Langkah ini dinilai penting, mengingat konser musik berdurasi setengah hari berpotensi menghasilkan hingga 12.500 kilogram sampah berdasarkan estimasi rata-rata timbulan per orang.

Sebelumnya, pada AXIS Nation Cup 2025, XLSMART juga telah menerapkan konsep serupa dengan mengelola 4.200 kilogram sampah selama acara berlangsung.

Melalui Ultraverse Festival, XLSMART menegaskan komitmennya menjadi pelopor penyelenggaraan event berkelanjutan di industri telekomunikasi Indonesia serta mendorong standar baru pengelolaan sampah di acara berskala besar. (Bud)