Seorang instruktur drone sedang memberikan edukasi menerbangkan drone produk DJI, yakni Neo 2 yang bisa dioperasikan menggunakan gerakan tangan.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pertumbuhan industri konten kreator di Indonesia kian pesat, seiring meningkatnya peran media sosial sebagai sarana komunikasi dan promosi hingga personal branding.

Kondisi ini mendorong kebutuhan akan perangkat pendukung berkualitas tinggi, agar konten video maupun gambar yang dihasilkan semakin profesional.

Menangkap peluang tersebut, DJI resmi menghadirkan DJI Experience Store di DP Mall Semarang, dan menjadi DJI Store ke-14 di Indonesia sekaligus yang pertama di Jawa Tengah, Sabtu (24/1).

Head of Retail Operation Erajaya Active Raymond Tanudjaja mengatakan kehadiran DJI Experience Store di Semarang, didorong besarnya potensi pasar konten kreator dan pariwisata di wilayah Jateng.

“Kami melihat industri konten kreator ini semakin besar, bukan hanya dari penggiat media sosial, tapi juga pariwisata. Jawa Tengah punya market size yang sangat potensial,” kata Raymond.

Raymond menjelaskan, meski baru dibuka pada Desember 2025 kemarin dan belum genap satu bulan operasional, capaian penjualan DJI Store Semarang telah melampaui target awal.

“Walaupun belum full month, penjualannya melampaui target yang kami tentukan. Itu membuat kami sangat optimis bahwa Semarang dan Jawa Tengah punya potensi besar untuk industri ini,” jelasnya.

Menurut Raymond, DJI Experience Store Semarang menawarkan dua kategori produk utama, yakni kamera drone dan handheld camera seperti action cam.

Drone ditujukan untuk kebutuhan pengambilan gambar dari udara, sementara handheld camera banyak digunakan untuk aktivitas luar ruang seperti hiking, bersepeda, hingga menyelam.

“Perkembangan pariwisata juga ikut mendorong permintaan perangkat DJI. Contohnya kawasan wisata seperti Danau Toba, di mana pelaku wisata hingga tour leader kini menyediakan layanan pembuatan konten profesional menggunakan drone dan kamera DJI bagi wisatawan. Wisatawan cukup membayar, lalu mereka bisa langsung mengunggah konten yang sudah profesional. Ini bukan cuma kebutuhan kreator, tapi juga pelaku wisata itu sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut Raymond menjelaskan, DJI Experience Store mengusung konsep experience, yakni konsumen tidak hanya membeli produk tetapi juga mendapatkan edukasi dan pendampingan.

“Kami tidak hanya jual produk. Kami ajarin sampai bisa. Kalau ada kesulitan, pasti dibantu. Itu kenapa disebut Experience Store,” pungkasnya. (Bud)