Semarang, Idola 92,6 FM-Program mudik dan balik gratis adalah bentuk kehadiran negara bagi masyarakat kecil, khususnya pekerja informal.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan semangat kepada para pemudik, agar bekerja dengan baik untuk mendapatkan rejeki yang halal dan berkah bagi keluarganya.
Luthfi menjelaskan, melalui program ini diharapkan membantu kenyamanan peserta, agar bisa melakukan perjalanan dengan nyaman.
“Kebahagiaan bertemu keluarga ini bisa menjadi penyemangat mereka untuk mencari nafkah di tempat perantauan,” kata Luthfi.
Menurut Luthfi, program tersebut bukan sekadar layanan transportasi, melainkan upaya menjaga tradisi mudik sekaligus membantu para perantau, agar tetap bisa pulang tanpa terbebani ongkos perjalanan.
Dengan biaya perjalanan yang ditanggung pemerintah, mereka bisa menggunakan tabungannya untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman.
“Dengan adanya mudik bersama yang terkoordinasi dari sisi lalu lintas, maka pergerakan pemudik menjadi lebih terkonsentrasi dan terawasi, sehingga bisa meminimalkan adanya black spot maupun titik rawan terkait lalu lintas,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemprov Jateng telah menjalankan program mudik gratis.
Secara keseluruhan, rangkaian program mudik-balik rantau gratis Pemprov Jateng tahun ini menjangkau 21.975 orang. (Bud)















