
Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah menawarkan peningkatan investasi, dan peluang investasi baru kepada pengusaha asal India.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan tawaran investasi kepada Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Shri Sandeep Chakravorty bersama sejumlah pengusaha asal India. Hal itu dikatakan usai menerima kunjungan dubes bersama sejumlah pengusaha asal India, kemarin.
Luthfi menjelaskan, investasi India di Jateng menempati urutan ke-17 dengan total realisasi investasi senilai Rp646,52 miliar.
Realisasi investasi itu terdiri dari beberapa sektor seperti industri tekstil sekira 62 persen, hotel dan restoran 16 persen, perdagangan dan reparasi sekira 12 persen, industri kayu empat persen serta industri dan sektor lainnya.
Menurut Luthfi, dirinya menawarkan kepada para pengusaha India untuk melakukan investasi di berbagai sektor di antaranya di bidang ekonomi hijau (green economy) dan tenaga medis serta industri garmen yang bersifat padat karya.
“Investasi baru sangat diharapkan dapat terlaksana, sehingga pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah terus meningkat. Itu semua berkat investasi yang datang dari luar negeri ke Jawa Tengah, dan Jawa Tengah adalah provinsi yang ramah untuk berinvestasi,” kata Luthfi.
Sementara Dubes India untuk Indonesia Shri Sandeep Chakravorty menyatakan, pemerintah India dan para pengusaha asal India tertarik berinvestasi di Jateng.
“Saya mengapresiasi terkait iklim investasi di Jawa Tengah yang stabil, termasuk dalam hal sosial dan ekonomi. Perusahaan kami sangat bahagia di Jawa Tengah, seperti di rumah sendiri,” ucapnya.
Sandeep menyebut, Agustus 2026 nanti akan ada ground breaking salah satu perusahaan dari India di Jateng.
Nilai investasi perusahaan tersebut mencapai sekira USD30 juta. (Bud)








