Tim GELORA UGM Yogyakarta memperkenalkan inovasi GELORA (Alat Pembakar Sampah Portable Skala Rumah Tangga dengan Sistem Filtrasi) sebagai solusi pengelolaan sampah dari hulu. Dalam foto dari kiri ke kanan, Mohammad Lathif Adani (Anggota Tim), Rahma' Alya Nabila Damayanti (Anggota Tim), Amir Fren Afrizal (Ketua Tim), Muhammad Zulfa Azizi (Anggota Tim), dan Faiq Al-Baihaqi (Anggota Tim). (Foto: Dokumentasi Tim GELORA)

Yogyakarta, Idola 92.6 FM-Lima Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dari Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro Sekolah Vokasi UGM, mengembangkan Alat Pembakar Sampah Portable Skala Rumah Tangga.

Alat yang diberi nama “Gelora” ini digadang-gadang sebagai incinerator portable atau alat pembakar sampah portabel skala rumah tangga yang ramah lingkungan. Lima mahasiswa itu yakni Amir Fren Afrizal, Fa’iq Al-Baihaqi, Mohammad Lathif Adani, Muhammad Zulfa Azizi, dan Rahma Alya Nabila Damayanti.

Proses pembuatan alat membutuhkan waktu hampir 8 bulan. Alat ini dilengkapi sistem pembakaran tertutup dan filtrasi karbon aktif, menjadi solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan sampah domestik yang masih menjadi tantangan di banyak daerah.

Inovasi GELORA karya mahasiswa UGM Yogyakarta. Dengan teknologi pembakaran terkontrol dan sistem filtrasi, GELORA membantu mengurangi volume sampah rumah tangga secara lebih aman dan efisien. (Foto: Dokumentasi Tim GELORA)

Menurut Rahma Alya Nabila Damayanti (anggota tim), awal mula pembuatan alat berangkat dari keresahan tim. Problem sampah di mana-mana dan belum terselesaikan. Terlebih 60% masalah sampah di Indonesia adalah sampah rumah tangga.

“Awalnya karena keresahan tim, kayak gak selesai-selesai, TPA itu sudah overload, seperti yang dekat dengan kami TPA Piyungan. Jangan-jangan sampah hanya diangkut dan dibuang di TPA,”tutur Bila panggilan akrab Rahma Alya Nabila Damayanti kepada radio Idola Semarang, pagi (18/02) tadi.

Bila menambahkan inovasi ini mengutamakan keamanan dan kemudahan bagi pengguna. Alat Gelora dibuat portabel dengan tambahan roda dan gagang agar mudah dipindahkan.

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Anggota Tim Mahasiswa UGM Yogyakarta, Rahma Alya Nabila Damayanti.(yes/her)

Simak podcast wawancaranya: