Semarang, Idola 92,6 FM-Tim Penggerak PKK Jawa Tengah menekankan pentingnya penguatan kapasitas kader, monitoring program dalam gerakan PKK selama lima tahun ke depan.
Ketua Tim Penggerak PKK Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan melalui rapat kerja daerah, bertujuan mendiskusikan dan menyusun serta menyepakati program kerja di setiap Kelompok Kerja (Pokja) berpedoman pada hasil rakernas serta disesuaikan dengan program prioritas pemprov dan isu-isu strategis di provinsi ini. Hal itu dikatakan saat ditemui di Semarang, belum lama ini.
Nawal menekankan pentingnya pemahaman kader, terhadap filosofi program kerja yang telah disusun.
Selain itu, kapasitas kader PKK di daerah juga menjadi aspek utama yang harus terus ditingkatkan.
“Jadi harapannya yang pertama adalah kita melakukan terlebih dahulu pemahaman filosofi, program kerja. Kemudian PKK ini juga harus melakukan peningkatan kapasitas kader PKK terlebih dahulu,” kata Nawal.
Nawal menjelaskan, program-program yang telah disepakati bersama ini diharapkan dapat dilaporkan dan dimonitoring serta dievaluasi secara berkala.
Sehingga, dampaknya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Menurut Nawal, untuk menyukseskan gerakan PKK, kader tidak bisa berdiri sendiri melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Kolaborasi ini adalah kunci menurut saya, yang kemudian PKK itu bisa kemudian lebih luas dampaknya, dan kemudian bisa dilakukan dengan lebih gerakannya lebih bisa dirasa oleh masyarakat Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.
Lebih lanjut Nawal menjelaskan, beberapa program unggulan TP PKK Jateng saat ini sudah memiliki progres yang positif.
Dalam implementasinya, Tim Penggerak PKK Jateng juga memberikan bantuan berupa bibit tanaman dan ayam petelur berikut kandangnya.
“Ini kalau dilakukan masif sebenarnya itu bisa menjadi satu tambahan income untuk keluarga, juga bisa mengurangi kemiskinan juga sebenarnya,” pungkasnya. (Bud)








