
Semarang, Idola 92,6 FM-OJK mencatat kinerja positif, pada industri pinjaman daring (pindar) hingga November 2025.
Outstanding pembiayaan sektor ini tumbuh 25,45 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan nilai mencapai Rp94,85 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pertumbuhan tersebut diiringi dengan tingkat risiko kredit yang masih terjaga. Hal itu disampaikan melalui siaran pers secara daring, kemarin.
“Secara agregat, tingkat risiko kredit atau 2P90 industri pinjaman daring berada di posisi 4,33 persen,” kata Agusman.
Agusman menjelaskan, selain pinjaman daring, OJK juga mencatat pertumbuhan cukup baik pada industri pergadaian.
Penyaluran pembiayaan pergadaian pada November 2025, tumbuh 42,88 persen yoy menjadi Rp125,44 triliun.
Menurut Agusman, tingkat risiko kredit di industri pergadaian tetap terjaga meski terjadi peningkatan penyaluran pembiayaan.
Hal ini menunjukkan ketahanan dan pengelolaan risiko yang baik di sektor tersebut.
“Porsi terbesar pembiayaan pergadaian disalurkan melalui produk gadai. Nilainya mencapai Rp102,75 triliun atau setara 81,92 persen dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian,” jelasnya.
Lebih lanjut Agusman menjelaskan, OJK menilai kinerja positif pada sektor pinjaman daring dan pergadaian mencerminkan peran penting lembaga pembiayaan dalam mendukung kebutuhan pendanaan masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian dan pengelolaan risiko. (Bud)













