Semarang, Idola 92,6 FM-Polda Jawa Tengah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, meski sejumlah wilayah terdampak bencana banjir.
Kabid Humas Kombes Pol Artanto mengatakan banjir yang melanda sejumlah daerah, tidak menjadi penghalang bagi Polri dalam memberikan pelayanan kepada warga. Hal itu dikatakan saat ditemui di kantor Dit Reskrimsus, pekan kemarin.
Artanto menjelaskan, apabila kantor polisi, khususnya polsek tidak dapat digunakan sementara waktu, maka pelayanan akan dialihkan ke lokasi lain yang lebih aman dan mudah dijangkau masyarakat.
“Pada prinsipnya, meskipun kantor polisi mengalami banjir, pelayanan kepada masyarakat tidak akan berkurang. Pelayanan tetap dilakukan, hanya lokasinya yang berpindah dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” kata Artanto.
Menurut Artanto, dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, Polda Jateng telah menyiapkan personel dan peralatan serta berbagai kegiatan penanggulangan bencana.
Langkah tersebut dilakukan, untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak.
“Dalam beberapa hari terakhir banjir melanda sejumlah wilayah seperti Kabupaten Pati, Kudus dan Kota Pekalongan. Di daerah-daerah itu, personel kepolisian terlibat aktif dalam proses evakuasi warga, pemberian pertolongan darurat, penyaluran bantuan sosial, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” jelasnya.
Lebih lanjut Artanto menjelaskan, pihak kepolisian juga merespons berbagai permintaan bantuan dari warga, termasuk hal-hal yang bersifat kemanusiaan dan sosial.
Salah satunya adalah evakuasi hewan peliharaan milik warga yang terdampak banjir.
“Kami juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan, termasuk permintaan evakuasi hewan peliharaan. Di Kudus, misalnya, ada permintaan evakuasi kucing, dan itu tetap kami layani,” pungkasnya. (Bud)














