
Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah menargetkan, mampu mengurangi angka kebutuhan rumah (backlog) sebanyak 274.514 unit pada 2026.
Angka itu merupakan capaian yang berhasil diraih selama 2025.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jateng Boedyo Dharmawan mengatakan dirinya berharap, dapat mencapai angka-angka tersebut, sehingga beban backlog perumahan benar-benar bisa terselesaikan. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.
Boedyo menjelaskan, pengurangan angka backlog selama 2025 itu berkat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, CSR perusahaan, Baznas dan partisipasi berbagai masyarakat.
“Diperlukan kepala daerah-kepala daerah yang memiliki jiwa inovasi, sehingga berusaha mencari solusi pemecahan sektor perumahan ini dengan berbagai macam,” kata Boedyo.
Menurut Boedyo, pemprov mengupayakan agar backlog di Jateng berkurang secara berkelanjutan.
Upayanya dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat, pengusaha melalui CSR, Baznas hingga organisasi pengembang perumahan. (Bud)








