Taj Yasin, Wagub Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah terus mengembangkan destinasi wisata ramah muslim, sebab, banyak wisatawan yang menuntut adanya keramahan tersebut.

Wagub Taj Yasin mengatakan ada beberapa kawasan yang dikembangkan sebagai spot wisata ramah muslim, seperti Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar yang saat ini sudah berjalan. Hal itu dikatakan saat ditemui di kantornya, kemarin.

Menurut Gus Yasin, di daerah tersebut bisa menjadi role model pengembangan wisata ramah muslim di Jateng.

Sebab, infrastrukturnya sudah mapan, mulai dari tempat oleh-oleh, kafe maupun kuliner yang sudah ramah muslim dan tertata dengan baik.

Gus Yasin menjelaskan, di Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu daerah yang berkomitmen mengembangkan wisata ramah muslim.

Perhotelan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata, juga perlu diarahkan untuk mengusung konsep halal, antara lain dengan menyediakan menyediakan kuliner halal, tersedia tempat ibadah dan penunjuk arah kiblat di setiap kamar.

“Banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah yang memilih spot kawasan wisata ramah muslim. Termasuk juga wisatawan dari pesantren atau pendidikan berbasis Islam akan memilih spot ramah muslim sebagai destinasi,” kata Gus Yasin.

Lebih lanjut Gus Yasin menjelaskan, komitmen Pemprov Jateng dalam pengembangan pariwisata ramah muslim tidak hanya terfokus pada destinasi, namun juga memerkuat ekosistemnya.

Upaya yang dilakukan di antaranya melalui pengawasan sertifikasi halal di Rumah Potong Ayam (RPA), dan Rumah Potong Hewan (RPH), pengembangan profesi Tukang Jagal Halal (Kang Jalal).

“Ini sejalan dengan 11 program prioritas kami, yakni, melahirkan ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan regulasi dan pengembangan wisata ramah muslim,” pungkasnya. (Bud)