
Semarang, Idola 92,6 FM-Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, menunjukkan tren positif pada awal 2026.
Angkasa Pura Indonesia mencatat, jumlah pergerakan penumpang sepanjang Januari 2026 mencapai 201.392 orang atau meningkat 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 189.151 penumpang.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Sulistyo Yulianto, mengatakan peningkatan tersebut, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta bertambahnya frekuensi penerbangan dari dan menuju Semarang. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.
Menurutnya, hal ini menunjukkan minat masyarakat terhadap transportasi udara terus meningkat,” kata Sulistyo.
Sulistyo menjelaskan, berdasarkan data operasional, pergerakan penumpang masih didominasi rute domestik.
Sepanjang Januari 2026, penumpang domestik tercatat sebanyak 187.061 orang atau sekira 92 persen dari total penumpang.
Sementara rute internasional ke Kuala Lumpur dan Singapura, melayani 14.331 penumpang atau sekira delapan persen.
“Ada lima kota tujuan dengan jumlah penumpang terbanyak yakni Jakarta sebesar 47 persen, disusul Banjarmasin 11 persen, Pangkalanbun, Balikpapan dan Denpasar masing-masing sebesar tujuh persen,” jelasnya.
Lebih lanjut Sulistyo menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kebandarudaraan, termasuk aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang.
Komitmen tersebut menjadi penting, seiring akan memasuki periode Angkutan Lebaran 2026.
“Capaian positif di awal tahun ini membuat kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan penumpang sepanjang 2026, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan konektivitas wilayah Semarang dan Jawa Tengah,” imbuhnya.
Tak hanya penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan.
Selama Januari 2026, tercatat 2.092 pergerakan pesawat lepas landas dan mendarat di Bandara Ahmad Yani.
Angka ini naik 40,1 persen dibandingkan Januari 2025, yang hanya mencatatkan 1.493 pergerakan pesawat. (Bud)














